Advertorial Daerah

SD Inovatif Muhammadiyah Gelar Baitul Arqam Siswa

MAGELANG  - Sekolah Dasar (SD) Inovatif Muhammadiyah Mertoyudan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menggelar kegiatan Baitul Arqam Siswa (BAS). Kegiatan tersebut melibatkan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Universitas Muhammadiyah Magelang.

“Semacam mirip pesantren kilat atau pesantren holiday di beberapa sekolah. Di sini kemasannya adalah kaderisasi dari AUM (Amal Usaha Muhammadiyah),” kata Ketua Pantia, Latif Ghozali.

Kegiatan tersebut dalam rangka memberi pembekalan dan penguatan karakter siswa, serta memberi pengalaman berupa soft skill. Pihak sekolah bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang fakultas Agama Islam, dan fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari (16 – 17/12/2019) dan mengambil tema “Menyemai Tunas Tunas Bangsa, Menuju Indonesia Maju. Kegiatan diikuti siswa kelas 3, 4, 5 dan 6. Pada kesempatan tersebut diisi materi dalam hal Master of training, Imam of training dan Master of game.

Ada materi untuk memotivasi anak menjadi anak yang hebat atau sukses di era zaman sekarang. Kemudian ada materi adab menuntut ilmu, praktik memandikan dan mengkafani jenazah, kemahroman dan reproduksi anak, membumikan nilai – nilai pelajar Muhammadiyah, ibadah praktis, pohon cita – cita, penayangan film motivasi anak, kepemimpinan, materi soft skill.

“Kaitannya kemahroman dan reproduksi anak, jadi aurat tubuh dalam Islam yang perlu ditutup. Walaupun masih kecil, kita tanamkan agar tahu,” tandas mahasiswa semester 3 tersebut.

Ditambahkannya, selama kegiatan dilakukan dengan cara memisah antara siswa laki – laki dan perempuan.

“Jadi kegiatan siswa yang laki – laki sendiri dengan pendamping laki – laki, siswa perempuan juga dengan pedamping perempuan,” imbuhnya.

Salah satu guru kelas 5 Betty Rachmawati menanggapi, tidak hanya tentang ilmu intelektualnya saja, tetapi juga diberi edukasi tentang ilmu agama, adab dalam keseharian, cara berinteraksi dengan teman dan cara membatasi terhadap lawan jenis.

“Semoga ini menjadi salah satu dari sekolah, agar siswa lebih baik lagi. Adab bagi siswa SD perlu pengarahan dan pembenahan yang lebih,” kata Betty.

Kepala siswa SD Inovatif Mertoyudan, Samsul Hudha menyampaikan, harapan dengan kegiatan ini akan melahirkan siswa yang inovatif, islami dan berkemajuan sesuai dengan visi sekolah.

“Di sisi lain kegiatan ini juga untuk melatih kemandirian siswa agar lebih mandiri dan bisa mengatur mengolah kehidupan keseharian siswa,” kata Samsul. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?