Advertorial Daerah

SMK Muhammadiyah 1 Borobudur Launching Teaching Factory

MAGELANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menggelar Launching Teaching Factory M- One, Selasa (17/12/2019). Kegiatan tersebut merupakan pengembangan pembelajaran industri 4.0.

Kesempatan tersebut mengundang pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Pengawas SMK, Forkompincam Borobudur dan Plt Kepala Desa Borobudur.

“Setiap SMK itu dalam menghadapi tantangan dunia industri, harus minimal paling tidak memiliki teaching factory. Salah satu model pembelajaran, intinya adalah membawa budaya industri ke pembelajaran sekolah, khususnya SMK,” kata Kepala SMK Muhammadiyah 1 Borobudur, Munif Hanafi, S.S.

Menurutnya, jika budaya industri terbawa, menyediakan berbagai program, sarana dan prasarana serta kurikulum di dalamnya. Harapannya tidak ada kesenjangan antara lulusan SMK dengan industri.

“Kadang kan lulusan SMK itu ketika di industri, kompetensinya tidak terlalu diburukan di industri. Karena tidak mengalami langsung bagaimana kerja itu seperti apa. Kalau SMK punya teaching factory, paling tidak mereka sudah belajar bagaimana bekerja, bagaimana berwirausaha sesuai kompetensinya,” ujarnya.

Budaya industri yang diharapkan diantaranya budaya rajin, jujur, terampil, displin, kreatif dan inovatif. Kalau para siswa di sekolah sudah diajarkan budaya industri tersebut, ketika lulus hanya perlu mengembangkan dan menyesuaikan.

“Tidak perlu waktu lama lagi menyesuaikan di industri. Kalau dia berwirausaha, dia sudah belajar berwirausaha di sekolah, karena di teaching factory ini diajarkan dari proses awal, proses tengah dan sampai akhir,” tuturnya.

Ditambahkannya, program tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak. Pihak sekolah dinilai, berani mengikuti tantangan perkembangan zaman. Produk dari teaching factory SMK Muhammadiyah 1 Borobudur, saat ini berupa jersey hasil karya dari jurusan Tata Busana.

“Kami sudah kenalkan di lingkungan masyarakat sekitar dan beberapa stake holder. Harapannya kami akan kembangkan,” imbuhnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?