Advertorial Daerah

Satu-satunya dari Kota Magelang, SMPN 1 Raih Piala Adiwiyata Mandiri

MAGELANG - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kota Magelang, Jawa Tengah menerima piala penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri, baru-baru ini. Penghargaan itu diberikan karena sekolah yang beralamat di Jalan Pahlawan tersebut mampu memberikan pendidikan lingkungan hidup kepada warga sekolah. Terutama siswanya menjadi lebih sadar dan peduli terhadap lingkungan.

“Jadi sebelum diberikan, saat pagi kami ada talk show dulu. Kebetulan yang dihadirkan adalah pemuda – pemuda yang berprestasi dan peduli lingkungan. Anak – anak peneliti yang memanfaatkan energi dan lingkungan untuk ditulis, kemudian dijadikan sesuatu. Ada yang di Jepang, Brazil,” kata Kepala SMP N 1 Magelang, Nurwiyono S.N, M.Pd.

Dijelaskannya, sebanyak 101 sekolah dari jenjang SD, SMP, SMK dan SMA di seluruh Indonesia yang hadir dan mendapat penghargaan tersebut.

“Kita senang dan bersyukur karena kegiatan Adiwiyata di sekolah berjalan. Setelah diverifikasi lapangan, siswa paham dengan Adiwiyata, pola hidup bersih, bagaimana reduce reuse dan recycle  siswa juga paham, memilah sampah, mengolah sampah, memelihara dan menanam tanaman siswa paham, itu dikroscek semua, tidak hanya guru,” ujarnya.

Guru memberikan materi terkait lingkungan yang masuk ke dalam proses pembelajaran, juga dikroscek. Verifikasi lapangan sebelumnya dilakukan oleh tim Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada November 2019.

Nurwiyono menerangkan, Adiwiyata dibawah Dinas Lingkungan Hidup, maka setiap tahunnya ada penilaian dan sekolah yang memenuhi persyaratan nilai mendapat penghargaan. Mulai dari tingkat kota, provinsi dan nasional.

Setelah dua tahun menjadi Adiwiyata nasional, diberi kesempatan untuk mengirimkan laporan dan dokumen kegiatan selama dua tahun. Kemudian ada tim penilaian menjadi calon Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Alhamdulillah yang lolos SMP N 1, setelah lolos maka ada tim verifikasi lapangan datang ke sekolah. Kemarin (29/11/2019) ada tim kesini enam orang,” tandasnya.

Setelah lolos verifikasi dan kunjungan lolos, maka diundang ke Kementrian untuk menerima penghargaan.

“Satu – satunya sekolah di Magelang yang lolos Adiwiyata Mandiri cuma SMPN 1. Kalau sudah tingkat nasional, nanti lari ke Adiwiyata Mandiri, lalu maju ke tingkat ASEAN,” terangnya.

Hal tersebut merupakan suatu kebanggaan, pihak sekolah berterima kasih kepada Pemerintah Kota Magelang dan Dinas Lingkungan Hidup yang telah memberi support.

Mindset-nya Adiwiyata Mandiri itu bagaimana mengubah perilaku, pola pikir, kita harus mencintai lingkungan, melestarikan lingkungan. Harapan kedepan, pihak sekolah berobsesi untuk bisa meraih Adiwiyata tingkat ASEAN,” imbuhnya.

Diterangkannya, pihak sekolah berupaya mengkondisikan sekolah sebagai pusat belajar siswa yang nyaman, bersih, sehat, lingkungan asri dan menanamkan kepada warga sekolah untuk peduli lingkungan.

“Peduli lingkungan itu kan luas, menanam pohon, mengelola sampah, meminimalkan energi listrik, menghemat air. Kemudian makanan sehat di kantin, di sekolah tidak ada asap rokok dan mengurangi limbah plastik itu semua peduli lingkungan, jadi ada banyak sekali,” urainya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?