Advertorial Daerah

SMPN 12 Kota Magelang Launching Program PPK

MAGELANG – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Kota Magelang, Jawa Tengah, melaunching Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) akhir bulan lalu saat upacara bendera. Program tersebut untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga.

“Semua itu perlu dukungan dan pelibatan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM),” kata kepala sekolah Sarija S.Pd., MM.Pd, Jumat (18/10/2019).

Dijelaskan, dengan adanya program tersebut karakter atau pribadi siswa menjadi lebih baik dan siap untuk bersaing di era global.

Dalam launching tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Drs Agus Sujito yang sekaligus sebagai irup pada upacara bendera. Lalu ada Kabid Dikdas, Camat Magelang Selatan, Lurah Tidar Selatan, Komite Sekolah dan Penyuluh dari Puskesmas.

Mereka hadir untuk menyaksikan implementasi PPK terintegrasi SPAB di sekolah, pameran hasil karya siswa dan ramah tamah dengan para guru dan karyawan SMPN 12 Kota Magelang.

Setelah selesai upacara juga diperagakan oleh para siswa bagaimana cara menanggulangi korban bencara gempa bumi, yang sering melanda wilayah negeri ini.

“Harapanya bila terjadi gempa siswa tidak panik dan mampu bertahan dan menyelamatkan diri,” tandasnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs Agus Sujito mengaku sangat gembira dan mengapresiasi implementasi PPK di SMPN 12. Ia berpesan untuk membumikan nilai-nilai PPK seperti religiusitas, nasionalisme, integritas, kemandirian dan gotong royong dalam kegiatan sehari hari di sekolah.

“Harapannya menjadi karakter yang melekat pada diri siswa,” tandasnya.

Dinyatakan, di samping sebagai sekolah yang mengimplementasikan PPK di Kota Magelang, SMPN 12 juga ditunjuk langsung Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai sekolah Pengimbas PPK yang terintegrasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang sedang digalakkan Pemerintah.

“Ini baik sekali,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pada 1 sampai 4 Oktober 2019 telah dilaksanakan proses pengimbasan kepada 25 peserta bintek PPK terintegrasi SPAB, yang terdiri dari pengawas SD, kepala SDN dan kepals SMP Negeri se-Kota Magelang. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?