Advertorial Daerah

Program Khusus Kepemimpinan Siswa dari SMK Muhammadiyah Magelang

MAGELANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Kota Magelang, Jawa Tengah berupaya meningkatkan kedisplinan siswa melalui LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa). Kegiatan yang diikuti kelas XI dan XII itu dilaksanakan di sekolah dan di lapangan Abu Bakrin selama tiga hari. Siswa diberi materi teori kepemimpinam dan praktek baris berbaris.

“Dalam rangka pembentukan karakter agar anak lebih displin dan melatih kepemimpinan, kita mendatangkan TNI dari Koramil,” kata Widodo, S.Ag., M.SI, Waka Kesiswaaan SMK Muhammadiyah Magelang.

Kegiatan ini lebih banyak dilangsungkan di lapangan Abu Bakrin karena di sekolah juga sedang berlangsung MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) bagi kelas X. "Di sana (Abu Bakrin) pertimbangannya lebih luas dan masing-masing kegiatan agar tidak terganggu," jelasnya.

LDKS tahun ini merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan di Dodik Bela Negara pada 2016. “Untuk sebagian anak-anak yang tidak ikut, akan kami tangani secara khusus. Tetap akan kita wajibkan ikut susulan yang rencananya pada Senin (22/07/2019),” tegasnya.

Sekolah juga merencanakan kegiatan ini menjadi hal yang rutin. Seperti, 3 bulan 1 kali atau setiap semester 1 kali.

“Hal ini sangat penting sekali karena pembentukan akhlak ketika anak memasuki dunia kerja, ternyata pendidikan karakter itu sangat dominan sekali. Ketika mengadakan seleksi, itu menjadi seleksi yang pertama sebelum masuk ke skill/ keterampillan. Anak yang baik, punya kepribadian yang baik, hormat, disiplin, tepat waktu, jujur. Seperti itu ternyata menjadi pilihan,” tuturnya.

Dikatakan bahwa, mendidik karakter anak memang tidak mudah. Namun jika berhasil, tentunya merupakan hasil dari kerja keras guru yang sabar dan telaten (tekun) dalam mendidik anak.

“Sementara ini alhamdulillah banyak yang berhasil, ada perbedaan seperti pelanggaran yang berkurang, keterlambatan, kebiasaan membolos sekarang sudah turun drastis. Dan anak-anak tidak pernah terlibat dalam tawuran,” ujarnya.

Ketegasan anggota TNI dari Koramil 24 Kodim 0705 Magelang dalam memberikan materi, memunculkan rasa tanggung jawab dan percaya diri siswa.

“Kita diajarkan baris - berbaris, dan awalnya kita tadinya pemalu menjadi tidak malu lagi. Kesannya seru, menarik, enjoy dan ingin ikut lagi. Setelah kegiatan selesai, kita bersama - sama membersihkan dan mengumpulkan sampah di lapangan Abu Bakrin,” kata Frizka Dhea Aprilia, siswa kelas XII jurusan Farmasi. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?