Singgit bersama ibunya. (foto: kemenag.go.id)

Tokoh

Didaftarkan Sejak Kelas 3 SD, Tahun Ini Singgit Jadi Calhaj Termuda


Siedoo, Didaftarkan sejak kelas 3 SD, kini Mohammad Al Jufri Ahyi Singgit, 17 tahun, menjadi calon haji (calhaj) termuda asal Indonesia. Saat ini, ia masih menempuh pendidikan di Pesantren Gontor, Jawa Timur.

"Alhamdulilah bahagia (pergi haji). Untuk ibadah ini, saya izin sekolah selama dua bulan," kata Singgit, panggilan akrabnya.

Singgit mengaku ingin sekali berkuliah di Kota Madinah. Pasalnya, dari kota inilah lahir ulama-ulama besar dunia. Dia mengatakan, cita-citanya adalah menjadi 'pelurus umat'.

Kepada anak-anak muda Indonesia, Singgit berpesan untuk bisa membahagiakan orang tua.

"Jadilah orang yang selalu mencari ridha Allah, membahagiakan orang tua, bisa meluruskan umat," katanya.

Orang tua Singgit adalah pegawai swasta. Ibunya beranama Suhartini, sudah tiga kali naik haji.

Suhartini mengatakan, kemampuannya untuk membawa Singgit ke tanah suci adalah "pertolongan dan ridha dari Allah."

Putra pertama Suhartini telah meninggal dunia. Sehingga inggit kini adalah anak satu-satunya.

"Saya berdoa buat Singgit semoga jadi anak yang soleh, punya ilmu, sukses, dan diridhai Allah," kata Suhartini.

Singgit bersama ibunya tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 11 embarkasi Surabaya.

Ia menginap di Hotel Mather Al Thaiba (2) yang berada di sektor 3 Daerah Kerja Madinah Al Munawarah. Mereka berasal dari Pamekasan, Madura. (*)

Apa Tanggapan Anda ?