Nasional

Jika Dihitung, Biaya untuk Sekolah Jumlahnya Wow...

Siedoo, Semakin berkembangnya pendidikan maka semakin berkembang juga dana yang dikeluarkan orang tua untuk membiayai putra-putrinya untuk sekolah maupun kuliah. Biaya pendidikan anak bisa mengalami kenaikan hingga 10% per tahun. Biaya uang muka sekolah swasta yang dikeluarkan orang tua dari PAUD hingga kuliah mencapai Rp 142 juta untuk tahun sekarang.

Rincian biaya uang muka PAUD Rp 2 juta, TK Rp 5 juta, SD Rp 20 juta, SMP 30 juta, SMA Rp 35 juta, dan kuliah Rp 50 juta.

Jika uang semesteran juga dihitung maka iuran PAUD Rp 50.000/bulan atau Rp 600.000/tahun, TK Rp 100.000/bulan atau Rp 2,4 juta/2 tahun, SD Rp 500.000/bulan atau Rp 18 juta/6 tahun, SMP 1 juta/bulan atau Rp 36 juta/3 tahun, SMA Rp 2 juta/6 bulan atau Rp 72 juta/3 tahun, dan kuliah Rp 7 juta/semester atau Rp 56 juta/4 tahun. Total iuran bulanan dan uang muka mencapai Rp 327 juta.

"Untuk itu jangan hanya memikirkan pendidikan PAUD, TK tetapi paling penting adalah untuk kuliah. Bukan hanya karena jumlahnya yang besar, tetapi mulai kedepannya juga tinggi," jelas Perencana Keuangan dari PT Mitra Rencana Edukasi, Sari Insawati dilansir dari cnbcindonesia.com

Tips memenuhi biaya pendidikan anak:

1. Lebih cepat memulai, lebih baik

2. Jangan gengsi dalam pendidikan dan sesuaikan kemampuan masing-masing dalam menyekolahkan anak.

3. Berinvestasilah pada instrumen saham yang mampu mengalahkan inflansi

4. Jangan lupa untuk membeli asuransi pendidikan

Biaya pendidikan dapat terpenuhi saat pasangan orang tua berinvestasi jangka panjang. Melansir dari economy.okezone.com investasi yang cocok untuk mempersiapkan biaya pendidikan:

1. Emas (investasi jangka pendek 3-5 tahun)

2. Obligasi

3. Reksadana

4. Deposito

5. Tabungan pendidikan

Masih ada jalan lain yang dapat ditempuh para orang tua selain berinvestasi yaitu melakukan peminjaman online untuk membayar uang pangkal. Pinjaman yang diberikan bisa mencapai Rp 300 juta dengan jangka waktu 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan.

"Jadi yang kita sediakan khususnya uang pangkal sekolah. Misalnya anak mau masuk SD, atau naik dari SD ke SMP itu kan pasti butuh dana, jadi kita sediakan itu," kata CO-Founder Pintek Tommy Yuwono yang dikutip dari m.detik.com. (*)

Apa Tanggapan Anda ?