Nasional

Jalur SBMPTN, ITS Sediakan 1.574 Kuota Mahasiswa Baru

SURABAYA - Pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)  2019 ini, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur mengalokasikan 1.574 kuota untuk mahasiswa barunya. Jumlah tersebut merupakan 40 persen dari daya tampung total ITS pada tahun ini.

Sementara sisanya sebesar 60 persen dibagi rata pada jalur SNMPTN dan Progam Kemitraan dan Mandiri (PKM). Mulai tahun ini pula, terdapat prodi baru yaitu Studi Pembangunan yang tergolong dalam kategori sosial dan humonaria (soshum).

Melihat data pada peminat tahun lalu dan daya tampung tahun ini, tercatat bahwa keketatan dari prodi yang tergolong baru justru sangat ketat. Sebab, daya tampung prodi baru cenderung sangat sedikit dan peminatnya lumayan banyak.

Kepala Subdirektorat Penerimaan Mahasiswa dan Pengelolaan Kuliah Bersama ITS, Dr Eng Unggul Wasiwitono ST MEngSc menekankan bahwa semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) termasuk ITS tidak pernah meriliskan passing grade atau nilai minimal untuk lolos pada suatu prodi. Setiap prodi hanya menerima pendaftar yang memiliki nilai terbaik sejumlah kuota prodi yang dipilihnya.

"Jadi pada setiap tahunnya, nilai terendah yang diterima pada suatu prodi selalu berubah," kata dosen Departemen Teknik Mesin ini.

Unggul juga menegaskan kembali bahwa jalur masuk ITS progam sarjana hanya ada tiga yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan PKM. Oleh karena itu, para calon mahasiswa diharapkan untuk sangat berhati-hati bilamana terdapat oknum yang tidak bertanggung jawab menawarkan jalur yang lain.

"Pada dasarnya, seluruh informasi resmi mengenai pendaftaran mahasiswa di ITS dapat dilihat di laman smits.its.ac.id," ungkapnya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?