Daerah Inovasi

Kompetisi Roket Air, Sarana Mempraktekkan Ilmu Teori

MAGELANG – Para pelajar SMP sederajat di Kota Magelang, Jawa Tengah ikut memeriahkan Kompetisi Roket Air (KRA) Tahun 2019. Walikota Magelang Sigit Widyonindito mengapresiasi KRA ini dan menjadi kebanggaan tersendiri. Kompetisi ini dapat menumbuhkan optimisme bahwa melalui potensi yang disertai keinginan kuat dari generasi muda, maka Kota Magelang akan maju dan bisa bersaing dengan daerah yang lain.

"Semoga kompetisi ini bisa menginspirasi hadirnya kompetisi-kompetisi lainnya bagi generasi muda di Kota Magelang guna menyalurkan bakat dan mengasah kemampuan sains sejak dini," katanya.

Kompetisi Roket Air tahun 2019 diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang di Bakorwil eks-Karesidenan Kedu. Kompetisi ini merupakan agenda rutin tahunan untuk menumbuhkembangkan budaya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)) bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Kepala Balitbang Kota Magelang Arif Barata Sakti menyebutkan, KRA tahun ini diikuti 101 tim, masing-masing tim terdiri dari 2 siswa. Setiap SMP mengirimkan jumlah tim yang bervariasi, antara 2-3 tim.

"Setiap tahun jumlah peserta terus meningkat. Tahun lalu hanya 50 tim, tahun ini bertambah dua kali lipat, terdiri dari 23 SMP. Antusias peserta sangat tinggi," kata Arif.

Menurut Arif, kompetisi ini penting sebagai sarana untuk mempraktekkan ilmu teori-teori yang diperoleh di bangku kelas. Seperti teori fisika, matematika dan ilmu lainnya.

"Ini penting karena mereka telah diajarkan teori-teori. Disini meski kelihatannya hanya lomba roket air tetapi ada penerapan ilmu fisika, menghitung sudut, dan sebagainya. Jadi siswa tidak hanya belajar teori tapi mempraktekkannya," terang Arif.

Lebih lanjut, kompetisi roket air sebetulnya telah direkomendasikan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai kegiatan untuk mengenalkan dunia kedirgantaraan. Selain itu, melalui kompetisi ini diharapkan para peserta memiliki wawasan Iptek yang lebih luas.

Sebelum beradu hasil karya, peserta telah mengikuti serangkaian tahapan mulai dari sosialisasi hingga workshop yang dipandu langsung tim dari Taman Pintar Yogyakarta. Tim Taman Pintar ini pula menilai hasil lomba dan akan mendampingi para juara ke kompetisi tingkat nasional.

Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Penerapan Iptek Balitbang Kota Magelang, Yetty Setiyaningsih menambahkan, tidak hanya kompetisi roket, dalam area kompetisi juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung. Seperti demo simulator pilot pesawat tanpa awak, membatik, lomba fotograsi, termasuk pameran Iptek dari Taman Pintar dan peserta Krenova Balitbang Kota Magelang.

“Kegiatan-kegiatan pendukung ini juga dalam rangka apresiasi budaya Iptek di semua kalangan masyarakat,” jelasnya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?