Jurusan pergurun tinggi. (Ilustrasi: disdik.jabarprov.com)

Internasional Teknologi

Siswa Asal Bandung Idolakan Perguruan Tinggi di Taiwan, Mengapa?


BANDUNG – Ratusan siswa SMA dan SMK se-Bandung Raya mengunjungi “Taiwan Higher Education Fair” di Hotel Novotel, Bandung. Kebanyakan siswa menanyakan informasi seputar perguruan tinggi yang mengikuti pameran pendidikan Taiwan tersebut.

Kepala Seksi Pelayanan dan Promosi Dinas Pendidikan Jawa Barat, Abur Mustikawanto menyambut baik penyelenggarakan kegiatan tersebut. Di mana pelajar Jawa Barat jadi lebih siap untuk belajar di Taiwan. Hal ini sangat membantu menyiapkan generasi yang handal dari Indonesia.

“Dari data yang ada di Disdik, mahasiswa Indonesia lulusan perguruan tinggi Taiwan lebih mudah terima di dunia kerja karena menguasi bahasa dan budaya Mandarin. Apalagi sejumlah perusahaan melibatkan modal asing dari Tiongkok,” ujar Abur seperti diwartakan disdik.jabarprov.go.id.

Hal senada diucapkan Ketua Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM) Jawa Barat, Judhi Irawan Leonard. Dia mengakui, calon mahasiswa dari Bandung yang ingin meneruskan kuliah di perguruan tinggi Taiwan, lebih memilih jurusan teknik dan manajemen. Karena, kondisi perkembangan Bandung yang banyak melibatkan investor Tiongkok.

“Seperti pabrik-pabrik di Kabupaten Bandung, kini banyak yang menggunakan mesin-mesin buatan Tiongkok. Mau tidak mau, kondisi tersebut memaksa pekerja asal Bandung harus memahami bahasa Mandarin, di samping harus mempelajari teknik permesinan yang berasal dari Tiongkok,” tuturnya dilansir pikiranrakyat.com.

Menurut Judhi, ketertarikan pelajar asal Bandung untuk belajar di Taiwan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tahun ini diperkirakan ada 100 pelajar lagi yang berangkat menimba ilmu di negeri Naga Kecil Asia tersebut.

“Sekolah di Taiwan memang tidak mahal. Sementara itu, kualitas pendidikannya sangat terjamin, fasilitas berlajarnya sangat lengkap dan bisa digunakan selama 24 jam. Bagi pelahar muslim pun jangan khawatir, karena ketersediaan tempat ibadah dan jaminan makanan halal,” ucap Judhi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?