Nasional

PT Pelni Rangkul Sekolah Pelayaran dan Buka Magang

SEMARANG - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) semakin terpacu dalam mengenalkan dunia kemaritiman di bidang pendidikan dengan merangkul sekolah-sekolah pelayaran serta membuka magang. Hal itu terungkap setelah PT Pelni menerima penghargaan pengembang transportasi laut dari Politeknik Maritim Indonesia (Polimarin), Kamis (27/9/2018).

Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya L. Tobing mengatakan kebijakan yang dilakukan pihaknya untuk mendukung pendidikan di bidang maritim sejauh ini ada dua program. Yakni menerima prola atau magang dan mengadakan Pelni  Goes to School.

Insan mengungkapkan PT Pelni menerima prola atau taruna-taruni magang untuk mengenal PT Pelni dengan kerja praktik. Mereka yang magang ini diperbantukan untuk praktik di kapal maupun di darat, sebagai tata laksana di bidang nautika dan teknik untuk pendidikan di bidang maritim.

“Bagi lulusan terbaik, dapat kami berikan rekomendasi untuk menjadi pegawai di PT Pelni. Seperti beberapa tahun lalu (tahun 2013) PT Pelni melakukan MoU ikatan dinas bagi lulusan terbaik dari pendidikan maritim terbaik,” ungkap Insan, sepeti dikutip dari suaramerdeka.com.

Sementara itu, tekait program sosialisasi bernama Pelni  Goes to School, program ini juga bertujuan untuk mengajak generasi muda dan lembaga pendidikan untuk lebih mengenal transportasi laut. Selain itu juga mempersilakan anak-anak muda untuk mencoba berlayar dengan program ‘study on board’.

Menurut Insan, program ini dijalankan untuk memperkenalkan dunia bahari kepada para siswa. Yakni dengan mengangkat materi seputar BUMN, transportasi laut, dan mengenalkan profesi nahkoda yang saat ini mulai jarang diminati.

Program pendidikan ini dilakukan, karena PT Pelni ingin mengajak generasi muda untuk mengenal dunia maritim dan mencintai laut Indonesia.

Dengan harapan kelak mereka menjadi generasi penerus bangsa, bukan hanya sekadar sebagai profesi pelaut untuk menjalankan core (inti) berupa bisnis perusahaan. Tapi, juga diharapkan bisa mengamankan laut Indonesia.

“Apalagi Indonesia adalah negara kepulauan dan berlatar belakan maritim,” paparnya.

Hal ini yang membuat Polimarin mengapresiasi peran PT Pelni yang didirikan 28 April 1959 itu dengan penghargaan yang diberikan langsung oleh Direktur Polimarin, Dr. Sri Tutie Rahayu.

“Kami sangat berterimakasih atas kerja sama yang dilakukan Polimarin selama ini. Kami juga sangat bangga bisa menerima penghargaan ini. Semoga ini bisa menjadi pemacu kami memperkenalkan dunia maritim di bidang pendidikan,” tandas Insan.

Pada waktu yang sama, selain Pelni, instansi lain yang mendapatkan penghargaan serupa adalah TNI Angkatan Laut. Dari sisi perseorangan, penghargaan juga diberikan kepada Prof. Dr. M. Nuh (Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2009-2014), Prof. Dr. Djoko Santoso (Mantan Dirjen Dikti 2010-2014), Hendrar Prihadi (Wali Kota Semarang), Cun Ming (Penangkar Hiu Karimunjawa), dan Kapten Kartini (Nahkoda Kapal Niaga Wanita Pertama Indonesia).

Untuk nama yang terakhir disebut, Insan menambahkan, bahwa menjadi tambahan kebanggaan sendiri bagi Pelni karena Kapten Kartini pernah tercatat sebagai pelaut kapal Pelni. Sumber Suara Merdeka, Tribunnews

Siedoo/NSK

Apa Tanggapan Anda ?