Daerah

Wartawan Bareng Intelijen Ikuti Pendidikan Wawasan Kebangsaan

MAGELANG - Peran serta media saat ini menjadi salah satu yang sangat penting dalam memberikan informasi akurat, dan benar. Utamanya yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi, akhir-akhir ini munculnya informasi yang tidak benar, dan menimbulkan atmosfer yang betul-betul kurang menggembirakan.

"Persoalan-persoalan kemediaan yang secara nyata kita hadapi sekarang, juga hal-hal yang secara langsung atau tidak langsung kaitannya dengan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah Amir Machmud saat mengisi Program Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringin Putih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/9/2018).

Acara Pendidikan Wawasan Kebangsaan ini digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang. Amir menjelaskan, disinilah peran serta Dewan Pers melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sangat berperan dalam menanggulangi masalah pemberitaan yang mungkin kurang akurat dan akuntabel. Hal itu sering disebut dengan berita hoax.

"Dalam wadah PWI inilah nantinya kita akan memberikan pelatihan jurnalistik secara benar kepada para jurnalis ataupun wartawan. Salah satunya dengan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Sehingga, bagi para awak media yang telah lulus menjadi jurnalis yang profesional," ungkap Amir.

Menurut Amir, ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh para jurnalis dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Yakni, akuntabilitas, disiplin verifikasi, dan membangun kepercayaan publik.

Informasi apapun yang didapat di masyarakat, tentunya juga butuh pengujian-pengujian. Ada syarat atau mekanisme pertanggungjawaban dengan cara menanyakan kepada otoritas-otoritas yang memang terkait dengan hal tersebut.

"Sehingga nantinya dapat tersajikan sebuah berita yang memang benar-benar akurat dan dapat dipercaya," urainya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang, PWI Kabupaten Magelang, jajaran Kodim 0705/Magelang, para informan serta inteligen dari beberapa instansi terkait. Dengan mengangkat tema "Membangun Sinergi Informasi" para peserta juga diberikan materi mengenai peran serta media dalam kehidupan sehari-hari.

"Tujuan digelarnya kegiatan tersebut dalam rangka melestarikan konsep wawasan kebangsaan. Kegiatan ini untuk melestarikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia," kata Kepala Kesbangpol Kabupaten Magelang Karya Humanita.

Sementara itu, Pj Sekda Kabupaten Magelang Endra Endah Wacana menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi sangat penting dimana pada saat ini tengah terjadi krisis kebangsaan. Dengan menengok kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia, serta dalam konteks kebangsaan dan nasionalisme, maka kegiatan pendidikan peningkatan wawasan kebangsaan merupakan suatu kegiatan dalam rangka menumbuhkan dan menguatkan kembali semangat nasionalisme.

"Sekaligus menanamkan perasaan bangga terhadap bangsa dan negara kita yakni Indonesia," jelas Endra. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?