Try Out Akbar persiapan CPNS 2018 di Makasar baru-baru ini. foto:fajaronlie.co.id

Kegiatan Nasional

Menuju Pendaftaran CPNS, Kini Sampai Semi Final


JAKARTA – Kuota penerimaan CPNS tahun 2018 pada formasi tenaga pendidik atau guru dipastikan, jumlahnya paling banyak. Dari angka 220.000 kuota CPNS, guru menempati yang tertinggi. Jumlanya menyentuh 100.000. Tetapi kapankah pengumumam tersebut resmi dibuka lewat website sscn.bkn.go.id? Sampai saat ini belum ada kejelasan. Meski begitu pemerintah pusat telah memberi isyarat untuk segera diumumkan.

“Kalau diibaratkan Piala Dunia, sudah masuk semifinal,” kata Kepala Biro Humas BKN (Badan Kepegawaian Nasional) Mohammad Ridwan sebagaimana dilansir liputan6.com.

Diinformasikan, tahapan yang dilakukan saat ini, segala hal terkait dengan penerimaan tersebut sedang digodok tim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

“Panselnas semakin giat membereskannya,” tambahnya.

Dijelaskan, penetapan formasi akhir di masing-masing kementerian/lembaga (K/L) kini sudah mendekati final. Dia memperkirakan, tiap institusi negara dalam pekan ini sudah dapat menerima formasi akhir CPNS 2018 yang ditetapkan tim Panselnas.

“Mungkin dalam minggu ini formasi akhir CPNS sudah bisa diberikan kepada masing-masing K/L,” ucapnya lebih lanjut.

Ditambahkan setiap K/L diberi mandat untuk input data formasi akhir di masing-masing lembaga ke portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) untuk kemudian bisa diumumkan kepada masyarakat luas.

“Jadi rentang waktu setelah data formasi diberikan, tiap Kementerian/Lembaga bisa menampilkan formasi akhir di SSCN antara 10-15 hari,” jelasnya.

Sementara itu, sebagaimana ditulis tribunnews, Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo mengaku sudah mengadakan rapat dengan empat pihak terkait di kantor BKN Jakarta beberapa waktu lalu.

Ashari menjelaskan, memang belum mendapatkan informasi detail tentang waktu, namun petunjuk teknis (Juknis) sudah digodok.

“Rencana penerimaan CPNS 2018 dari KemenpanRB sampai saat ini belum kita terima juknisnya, namun proses penggodokan di kantor pusat sudah terjadi,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah cukup sering dipanggil untuk membahas namun juknis lengkap belum diterima secara resmi. Di dalam Juknis itulah nanti akan dibahas kuota, jadwal penerimaan dan lainnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?