Nasional

Strategi Pembelajaran di Unpad, Demi Mewujudkan Mahasiswa Berkompeten

BANDUNG - Sebanyak8.408 mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat tahun akademik 2018/2019 mengikuti prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di kampus Jatinangor, Bandung, Jawa Barat Senin (27/8/2018). Prosesi PMB dipimpin Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad.

Di universitas tersebut, 69.009 orang melamar menjadi mahasiswa melalui jalur SNMPTN dan 113.127 lewat SBMPTN. Ini artinya hanya sekitar 3,3% yang lolos dari jalur SNMPTN dan 4% dari jalur SBMPTN.

Dari jumlah mahasiswa yang diterima itu, terdiri dari 6.299 dari jenjang sarjana, 659 jenjang sarjana terapan, 125 jenjang profesi, 216 jenjang spesialis, 848 jenjang magister, dan 261 jenjang doktor.

“Hal ini menempatkan Unpad menjadi perguruan tinggi terfavorit di Indonesia dengan jumlah peminat terbanyak selama tujuh tahun berturut-turut,” jelas Rektor Prof. Tri Hanggono.

Unpad Peringkat 4 Tingkat Nasional 

Diterangkan, posisi Unpad yang telah diakui sebagai World Class University pada pemeringkatan dunia versi QS World University Rankings 2019. Unpad meraih peringkat ke-4 tingkat nasional dan masuk pada rentang 651-700 dunia. Hal ini merupakan pengakuan akan peningkatan reputasi akademik Unpad.

Terapkan Pembelajaran Transformative

Sebagai bekal mencapai kompetensi dan mewujudkan cita-cita mahasiswanya, Unpad telah menerapkan pendekatan pembelajaran transformative. Yaitu, pembelajaran yang berorientasi pada perubahan frame of refference.

Pendekatan ini akan mendidik dan membimbing mahasiswa agar lebih kritis, inovatif, memiliki kepekaan rasa dan lingkungan sosial, keterampilan, serta kemampuan sesuai bidang keilmuannya.

“Implementasi transformative learning yang saudara-saudara akan peroleh selama menimba ilmu di Unpad diawali dengan Program Tahapan Persiapan Bersama dan mata kuliah OKK,” katanya.

Program ini, diarahkan untuk membentuk para mahasiswa memiliki kepekaan dan kreativitas untuk menyajikan solusi-solusi atas permasalahan aktual di lingkungan melalui kajian atas 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dijabarkan, berbagai kebijakan akademik seperti digitalisasi dokumen pembelajaran secara terintegrasi melalui Sistem Informasi Administrasi Terpadu (SIAT), pembaruan teknologi dan media pembelajaran melalui pengembangan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), e-learning, penyediaan mata kuliah elektif dan open extended campus.

“Re-design dan implementasi kurikulum program studi harus kekinian dan sesuai dengan tuntutan zaman now,” imbuhnya.

Melalui Pola Ilmiah Pokok “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional” Unpad bertekad untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan akademik dan karakter.

Selain itu, Unpad senantiasa menjalankan transformasi sistem pendidikan menggunakan nilai-nilai luhur budaya Sunda dan organisasi Unpad yaitu Responsible, Excellent, Scientific Rigor, Profesional, Encouraging, Creative, and Trust (Respect).

Mahasiswa Didorong Lulus Tepat Waktu

Di hadapan mahasiswa baru, rektor mendorong para mahasiswa untuk mampu meraih prestasi akademik. Prestasi tersebut diantaranya mampu lulus tepat waktu, mampu berkontribusi bagi masyarakat, serta menjadi kebanggaan orang tua.

“Semakin lambat saudara lulus dari Unpad, berarti saudara mengurangi peluang adik-adik saudara untuk lebih banyak berkesempatan sekolah di Unpad,” kata Rektor.

Acara prosesi PMB ini dihadiri oleh para kepala daerah atau perwakilan dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memberikan apresiasi kepada Kepala Program Studi dan mahasiswa yang berhasil mendulang prestasi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?