Ilustrasi bendera. foto: arah.com

Nasional

Berikut 68 Anggota Paskibraka Istana dan Asal Provinsinya


Siedoo, Menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas di Istana Merdeka dipastikan menjadi impian sebagian siswa-siswi tingkat SMA/SMK sederajat di Indonesia.

Untuk menjadi Paskibraka yang akan bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus, tidaklah mudah. Lika-liku perjalanan harus dilewati, mulai dari seleksi tingkat kota/kabupaten, provinsi, dan nasional.

Yang dites bukan hanya secara fisik dan kesehatannya saja. Tetapi juga pengetahuan umum berkaitan dengan kenegaraan.

Sebagaimana dilansir http://seciko.id, diantara tes yang dijalani calon Paskibraka adalah :

Parade
Parade adalah suatu bentuk materi yang akan digunakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan atas bentuk fisik/postur tubuh.

PBB (Peraturan Baris Berbaris)
Baris-berbaris adalah wujud latihan fisik guna menanamkan disiplin, patriotisme, tanggung jawab serta membentuk sikap lahir dan batin yang diarahkan pada suatu pewatakan tertentu.

Psikotest
Psikotest suatu bentuk materi yang akan digunakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan pada psikologi yang dimiliki setiap individu peserta.

Samapta/Jasmani
Samapta/jasmani adalah suatu bentuk materi yang akan digunakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan kekuatan fisiknya dengan memberikan berbagai macam bentuk test fisik.

Kesehatan dan Kebugaran
Kesehatan dan kebugaran adalah kondisi umum metabolisme organ seseorang yang mempunyai kemampuan, kekuatan, daya tahan tubuh untuk melaksanakan tugas secara efisien dan produktif tanpa kelelahan yang berarti.

Wawancara
Wawancara adalah metode yang digunakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan kemampuan, mental, dan ideologi dari calon peserta.

Kesenian Daerah
Kesenian adalah suatu bentuk materi yang akan digunakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan jiwa seni yang dimiliki individu tersebut.

Pengetahuan Umum
Pengetahuan umum adalah bentuk materi yang digunakan untuk menyeleksi peserta berdasarkan pengetahuan tentang kepaskibrakaan, pengetahuan nasional dan internasional.

68 Anggota Paskibraka Dikukuhkan

Untuk nama-nama yang akan bertugas dalam Paskibraka di Istana Merdeka pada Jumat 17 Agustus 2018 sudah dikukuhkan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Jumlahnya ada 68 pelajar.

Anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan tersebut akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berikut nama dan asal provinsinya, sebagaimana dilansir tribunnew.com :

1. Ralian Septiandi Bekuh (Aceh)
2. Nur Hikmah Ramadhani (Aceh)
3. Lucas Alexeindre Siburian (Sumatera Utara)
4. Suci Izdihar Hulwa (Sumatra Utara)
5. Farhan Nasani (Sumatra Barat)
6. Al-Maratul Hamidah (Sumatra Barat)
7. Aditya Firdika (Riau)
8. Fira Amalianda (Riau)
9. Diko Rio Pradana (Kepulauan Riau)
10. Nashita Agni Khalida (Kepulauan Riau)
11. Dendi Panriadi (Jambi)
12. Rahmadeni Putri Haimda (Jambi)
13. Danu Muhamad Pradika (Sumatra Selatan)
14. Zanati Tahta Umahati (Sumatra Selatan)
15. Pandu Farhan Pangestu (Kep. Babel)
16. Siti Sabila Anandita (Kep. Babel)
17. Babogi Ikalawang (Bengkulu)
18. Anggita Puput Pramugita (Bengkulu)
19. M. Genta Lambang (Lampung)
20. Rafika Sherli Anjeli (Lampung)
21. Joddi Mursin Putra Elman (DKI Jakarta)
22. Jessenia Sarah Aurelia (DKI Jakarta)
23. Ahmad Syahrul Mukarom (Jawa Barat)
24. Tarrisa Maharani Dewi (Jawa Barat)
25. Muhamad Ari Setiawan (Banten)
26. Safira Amanda Prasanti (Banten)
27. Muhammad Rajif Maulana (Jawa Tengah)
28. Wina Aulia Attarizki (Jawa Tengah)
29. Muhammad Widya Hudiya Wijaya (DI Yogyakarta)
30. Nyimas Ayu Dhivangga Syahputri (DI Yogyakarta)
31. Ananda Micola (Jawa Timur)
32. Nina Adiningtyas Sriwigati (Jawa Timur)
33. Sang Putu Hendra Adi (Bali)
34. Ni Putu Sukma Dewi Widiyanti (Bali)
35. Muhammad Ihlas Sul Imam (NTB)
36. Shalsabila Lestari Putri Suteja (NTB)
37. Bobo Nowo (NTT)
38. Maria Yunita Jesuita (NTT)
39. Nur Muhammad Akbar (Kalimantan Utara)
40. Viorina Angelica Hendrawan (Kalimantan Utara)
41. Muhammad Irfan (Kalimantan Barat)
42. Alda Ananda Putri (Kalimantan Barat)
43. Aryo Ronggo Saputro (Kalimantan Tengah)
44. Liliy Alvia (Kalimantan Tengah)
45. Dyka Ade Susilo (Kalimantan Selatan)
46. Zalfa Tsabita Erzanda (Kalimantan Selatan)
47. Aditya Yoga Mulyawan (Kalimantan Timur)
48. Meiti Adella Panggabean (Kalimantan Timur)
49. Zefanya Otniel Frans Rompis (Sulawesi Utara)
50. Ribka Yuliana Syaloom Owu (Sulawesi Utara)
51. M. Riyan Dwi Putra (Sulawesi Barat)
52. Reskindar Tonapa (Sulawesi Barat)
53. Ahmad Nur Alamsyah Sempo (Sulawesi Tengah)
54. Reskiana Sapana (Sulawesi Tengah)
55. Muhammad Rezkyawan Ridwan (Sulawesi Tenggara)
56. Tarisya Ramdhani Tawakal (Sulawesi Tenggara)
57. Ikhsanul Hidayat (Sulawesi Selatan)
58. Sharfinah Dian Asyizah (Sulawesi Selatan)
59. Mohamad Ikbal Machmud (Gorontalo)
60. Tiara Syahla Mustafa (Gorontalo)
61. Hamzah Abdulah Let-Let (Maluku)
62. Brigita Stelanny Latumenten (Maluku)
63. Rudi Bobangu (Maluku Utara)
64. Intan Fhadillah M. Siradjuddin (Maluku Utara)
65. Nikanor Yafed Malakabu (Papua Barat)
66. Maimuna Yuni A Ramar (Papua Barat)
67. Gidion Soleman Nusi (Papua)
68. Arfanita Gabriela Tokoro (Papua). (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?