ITTP kenalkan aplikasi BRT Trans Jateng Koridor 1 Purwokerto – Purbalingga (Beta).

Daerah

Aplikasi BRT, dari Kampus Telkom untuk Jateng


PURWOKERTO – Karya Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) Banyumas, Jawa Tengah mendapatkan tanggapan positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. ITTP mengenalkan aplikasi BRT (Bus Rapid Transit) Trans Jateng Koridor 1 Purwokerto – Purbalingga kepada masyarakat sekitar Kabupaten Banyumas dan Purbalingga.

Pengenalan aplikasi di Terminal Bulu Pitu Purwokerto, Jawa Tengah ini bebarengan dengan grand launching BRT (Bus Rapid Transit) oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta jajaran pemerintah daerah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga yang diwakilkan oleh Pj. Bupati Banyumas Budi Wibowo M.Si dan Ditjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Gubernur mengaku sangat menyambut baik adanya peranan dari kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto dalam membangun sistem informasi BRT berbasis teknologi yang kekinian, sesuai dengan zamannya. Peluncuran dari aplikasi BRT Trans Jateng Koridor 1 Purwokerto – Purbalingga harus terus dikembangkan, jangan sampai pada aplikasi beta saja.

Harus ada penambahan fitur lainnya yang bisa mendukung kemudahan bagi para penumpang. Karena penumpang dari BRT ini ada beberapa kebijakan yang harus dijalankan dan pastinya ada bantuan berupa subsidi untuk para penumpang, misalnya saja para veteran.

“Harus ada fitur khusus untuk mereka, agar kebijakan yang diberlakukan tepat sasaran,” katanya.

Rektor ITTP Banyumas bersama Gubernur Jateng saat melihat aplikasi melalui telepon genggam.

Rektor ITTP Dr. Ali Rokhman M.Si., menjelaskan bahwa aplikasi BRT Trans Jateng Koridor 1 Purwokerto – Purbalingga yang dirancang merupakan dedikasi kampus terhadap keikutsertaan dalam membangun masyarakat yang berkemajuan dan melek teknologi. Itu sesuai dengan slogan kampus ITTP Bridging Technology for Humanity.

Kedepan aplikasi ini akan segera disempurnakan sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat yang berada di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga. Untuk saat ini, memang aplikasi ini masih beta dan masih tahap pengembangan.

“Sehingga, kami meminta dukungannya dari seluruh elemen masyarakat sekitar yang akan menikmati jasa transportasi dari trans Banyumas. Khususnya dukungan dari Pemerintah Daerah Banyumas dan Purbalingga selaku wilayah yang menjadi rute dari tujuan Bus Rapid Transit (BRT) trans Banyumas koridor 1 ini,” urainya.

ITTP akan berusaha untuk memenuhi permintaan yang diungkapkan oleh gubernur tersebut. Selanjutnya aplikasi BRT Trans Jateng Koridor 1 Purwokerto – Purbalingga segera dilengkapi dengan adanya fitur untuk para penumpang sesuai dengan klasifikasi tarif. Karena BRT Trans Banyumas menerapkan tarif sesuai dengan klasifikasi yang beragam, ada untuk umum, pelajar, buruh, dan veteran.

Sementara itu, Pj. Bupati Banyumas Budi Wibowo, M.Si., mengatakan bahwa IT Telkom Purwokerto memiliki kemampuan untuk mengembangkan teknologi. Itu karena inovasi tersebut sangat informatif untuk para penumpang.

“Kami berterimakasih atas keterilbatan ITTP dalam pengembangan teknologi yang dibutuhkan dalam BRT (Bus Rapid Transit),” ujarnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?