Resimen melaksanakan upacara pembukaan pendidikan dasar integritas kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tahun 2018 di Lembah Tidar Akmil.

Nasional

Pendidikan di Lembah Tidar Akmil, Bekal Dasar Menuju Profesionalisme


MAGELANG – Era globalisasi saat ini, dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara terus berubah. Seiring dengan cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi. Hal tersebut tentunya berimplikasi terhadap segala aspek segi kehidupan. Salah satunya adalah aspek pertahanan keamanan yang merupakan tugas dan tanggung jawab TNI dan Polri.

“Kaitannya dalam hal ini, Akademi TNI dan Akpol sebagai Lembaga Pendidikan yang mendidik dan melatih calon perwira TNI dan Polri, menyelenggarakan Pendidikan Dasar Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol. Itu bertujuan untuk membentuk Taruna Akademi TNI yang memiliki sifat dan perilaku sebagai Prajurit Saptamarga yang memegang teguh Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Serta membentuk Taruna Akpol yang menjiwai Tribrata dan Caturprasetya,” jelas Komandan Jenderal Akademi TNI Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Pendidikan Dasar Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tahun 2018 di lapangan Saptamarga Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

Upacara itu diikuti para undangan Mako Akademi TNI, pejabat Resimen Chandra Dimuka Akademi TNI, pengasuh, pelatih dan para tenaga pendidik Resimen Chandra Akademi TNI. Pelaksanaan Pendidikan Dasar Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol tahun ini dilaksanakan selama 3 bulan. Diikuti oleh Capratar Angkatan Darat Pria 278 dan putri 18, untuk Angkatan Laut Pria 100 dan putri 10, untuk Angkatan Udara Putra 105 dan putri 10, untuk Akademi Kepolisian pria 228 dan putri 30.

Jumlah semua Angkatan Capratar Angkatan Darat, Laut, Udara dan Kepolisian 779 orang. Tujuan lainnya pendidikan ini yaitu memiliki pengetahuan dan keterampilan profesi keprajuritan dan Bhayangkara polri yang berkualitas dan berkualifikasi akademis. Serta, memiliki kesamaptaan jasmani untuk dapat mengikuti pendidikan selanjutnya di Akademi Angkatan dan Akpol.

“Tahun 2018 adalah tahun keempat Pendidikan Dasar Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol diselenggarakan dalam satu wadah yang sama. Hal itu guna wujudnya soliditas TNI dan Polri serta semangat integrasi pengabdian pada profesi masing-masing,” jelasnya.

Kepada para staf pengajar, pengasuh dan pelatih untuk biasa mendidik para Capra Bhatar dengan sungguh – sungguh. Mengingat pendidikan di Lembah Tidar ini merupakan bekal dasar menuju profesionalisme masing masing. Setelah itu, bagi Bayangkara Taruna Akademi Kepolisian akan melanjutkan pendidikan di Akpol Semarang. Sedangkan bagi Prajurit Taruna Akademi TNI, tetap melanjutkan pendidikan dasar hingga naik pangkat menjadi Kopral Taruna.

Danjen Akademi TNI menekankan beberapa hal kepada para caprabhatar. Diantaranya bahwa, dekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar senantiasa mendapatkan bimbingan dan petunjuknya selama mengikuti pendidikan. Perhatikan faktor keamanan dalam melaksanakan setiap kegiatan dan jaga selalu kesehatan sebaik – baiknya. Laksanakan kegiatan dengan baik, pedomani selalu ketentuan yang berlaku, ikuti semua petunjuk pelatih dan hindari tindakan – tindakan yang dapat merugikan, baik diri sendiri maupun orang lain.

“Yakinlah bahwa setiap kegiatan yang diberikan pada kalian, merupakan pembekalan yang terarah dan terukur. Sesuai dengan prinsip – prinsip dalam pendidikan dan latihan,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?