Nasional

Reformasi Birokrasi, Bawa Unpad Masuk Universitas Kelas Dunia

BANDUNG - Perguruan tinggi di Indonesia, sebenarnya tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Salah satunya yaitu Universitas Padjadjaran, Jawa Barat meraih peringkat di rentang 651-700 versi QS World University Rankings.

Adapun indikator penilaian dilihat dari academic reputation, employer reputation, citations per faculty, faculty student, international faculty, dan international students. Secara keseluruhan, penilaian dilakukan terhadap 1.233 perguruan tinggi yang ada di dunia.

Dari jumlah perguruan tinggi yang dinilai, pemeringkatan ditentukan untuk 1.011 perguruan tinggi terbaik. Di Indonesia, Unpad berada di posisi keempat dari 9 perguruan tinggi yang masuk pemeringkatan tersebut.

"Peringkat tersebut merupakan salah satu capaian dari reformasi birokrasi yang dilakukan Unpad. Perjalanan reformasi birokrasi ini membawa transformasi kemandirian dan keunggulan yang ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat," kata Wakil Rektor Bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Unpad Dr. Sigid Suseno, SH., M.Hum.

Perjalanan reformasi birokrasi Unpad yang dilakukan di berbagai bidang melalui sejumlah program yang terencana dan terukur, meraih berbagai capaian. Termasuk pada level internasional itu.

“Bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa, semangat dan perjuangan seluruh sivitas akademika dengan komitmen yang tinggi untuk membawa Unpad memasuki level dunia yang tecermin lewat semangat untuk reformasi birokrasi, membawa Unpad mencapai hasil yang baik pada pemeringkatan dunia menurut QS World University Rankings, sebuah lembaga pemeringkatan universitas yang bereputasi,” ungkap Sigid.

Menurut Sigid, hasil peringkat tersebut bukanlah tujuan dan akhir dari proses. Namun, merupakan bentuk nyata hasil kerja keras seluruh sivitas akademika Unpad.

Sementara itu, Rektor Universitas Padjadjaran Prof Tri Hanggono Achmad mengungkapkan, capaian tersebut menunjukkan pengakuan atas capaian kinerja yang dilakukan Unpad. Universitas Padjadjaran meraih peringkat di rentang 651-700 versi QS World University Rankings.

“Yang lebih penting kalau sudah diakui harus kita pertahankan,” jelas rektor.

Lebih lanjut rektor menuturkan bahwa yang paling penting bagi Unpad adalah progres kinerja Unpad harus terus ditingkatkan. Peringkat dunia tersebut juga harus menjadi pendorong bagi Unpad untuk berkinerja lebih baik lagi.

“Harus menjadi pendorong kita untuk lebih maju,” kata rektor dalam siaran pers yang diterima Siedoo.

Peringkat dunia ini juga menunjukkan bahwa Unpad diakui secara internasional. Bisa dikatakan, Unpad merupakan perguruan tinggi berkelas dunia.

“Kalau target di visi kita masuk menjadi world class university, artinya kalau sudah masuk liga ini sudah world class sebetulnya. Tinggal kita harus pertahankan bahkan kita tingkatkan,” tandasnya.

Apa Tanggapan Anda ?