Daerah

Pesantren Ramadhan, Membiasakan Siswa Mengukir Kebaikan

MAGELANG - Siswa - siswi SD Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah memiliki kegiatan khusus dalam menyemarakkan bulan Ramadhan tahun ini. Sebagaimana agenda tahunan, SD Mutual Kota Magelang melaksanakan Pesantren Ramadhan selama 6 hari, dimulai secara bergantian dari calon siswa-siswi kelas 1 hingga siswa-siswi kelas 5.

Kegiatan ini memberikan pesan kepada siswa-siswi agar Ramadhan menjadi ajang mendekatkan diri kepada Allah dengan berpuasa, shalat tarawih, dan gemar bersedekah. Dengan ini, setidaknya akan membuat karakter siswa semakin matang. Sehingga, siswa-siswi mempunyai pengalaman spiritualitas dan terbiasa mengukir kebaikan.

“Kegiatan Ramadhan tahun ini diawali dari calon kelas 1 yang dilaksanakan di sekolah dan ditutup dengan kegiatan di desa, oleh siswa-siswi kelas 5," kata Kepala SD Mutual Kota Magelang Mustaqim, sebagaimana siaran pers yang diterima redaksi Siedoo.

Selain kegiatan bakti sosial dalam bentuk pembagian sembako di desa, malamnya kegiatan ditutup dengan pentas seni yang berkolaborasi antara SD Mutual dengan anak-anak di lingkungan setempat. Kegiatan yang membaur dengan masyarakat itu diharapkan membentuk karakter sosial siswa.

"Sehingga kelak akan menjadi insan yang bukan hanya cerdas dalam sisi akademis. Namun, cerdas dalam sikap sosial,” jelas Mustaqim.

Bagi umat Islam, bulan Ramadhan memang bulan yang penuh berkah. Warna-warni menghidupkan bulan Ramadhan menjadi sebuah momentum umat Islam untuk mengisi kegiatan positif dan menambah rekening pahala sebagaimana yang diisyaratkan dalam Alquran.

Kegiatan Ramadhan SD Mutual tahun ini mengangkat tema besar “Be a good muslim be a good character”. Tema tersebut diangkat dengan harapan Ramadhan menjadi momentum siswa-siswi SD Mutual Kota Magelang untuk mentarbiyahkan (mendidik) dalam karakter-karakter Islami.

“Dalam pesantren Ramadhan, siswa-siswi diajak untuk tetap puasa. Sehingga melahirkan sikap jujur dan disiplin," imbuh Subekti Indro, Ketua Panitia.

Selain itu, anak-anak juga diminta untuk membawa zakat fitrah dan infaq yang hasilnya ditasyarufkan dalam kegiatan baksos di Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Dengan harapan memberikan pembiasaan dan mendidik karakter peduli terhadap lingkungan sosial.

"Sehingga, mengasah kepekaan sosial siswa-siswi,” kata Subekti Endro.

Apa Tanggapan Anda ?