Daerah

Suluh Pustaka Siaga Bencana, Pendidikan Kebencanaan dari Lereng Merapi

MAGELANG - Puluhan warga Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyempatkan diri berkumpul di lantai 2 Gedung Perpustakaan Desa Muda Bhakti. Mereka menyimak penjelasan terkait perkembangan kondisi Merapi dari salah satu narasumber Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Proses pendidikan kebencanaan ini merupakan bagian dari program Perpusdes Muda Bhakti Suluh Pustaka (Suka) Siaga Bencana.

Pendidikan tentang kebencanaan menjadi hal yang penting untuk diketahui masyarakat sekitar Desa Ngablak. Terlebih lagi, desa tersebut terletak di Lereng Merapi, dengan jarak dari puncak sekitar 12 km. Pengetahuan tentang gunung berapi menjadi sesuatu yang mahal, mengingat status Merapi saat ini naik di level II (Waspada).

"Acara ini bertujuan agar masyarakat menjadi lingkungan yang siaga bencana," kata Penanggung Jawab Perpusdes Muda Bhakti, Ahmad Farihin saat ditemui di Perpusdes, Jumat (25/5/2018).

Desa Ngablak sendiri merupakan Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi. Untuk itu, perlu pemahaman masyarakat terkait kondisi Merapi.

Selama ini, Perpusdes Muda Bhakti tidak hanya menjadi tempat untuk membaca buku semata. Kegiatan kemasyarakatan yang lain, juga dilangsungkan di sana. Warga seakan tidak segan untuk mengunjungi gedung perpustakaan berwarna kuning ini.

Pada saat acara Suluh Pustaka Siaga Bencana, tidak hanya kalangan orang tua yang hadir. Kelompok pemuda dan organisasi pengurangan resiko bencana nampak terlibat. Bahkan, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kabupaten Magelang Endra Wacana menyempatkan diri hadir secara langsung.

Adapun Raditya Putra, Staf BPPTKG Yogyakarta menjadi narasumber selama acara itu berlangsung. Ia menyampaikan seputar perkembangan kondisi Merapi yang tengah bergejolak. Ia pun juga membandingkan kondisi Merapi terdahulu hingga perkembangannya saat ini. Upaya penanggulangan dirasa penting untuk menyikapi status Waspada tersebut.

Perpustakaan Muda Bhakti Desa Ngablak, memang cukup dikenal masyarakat sekitar Kabupaten Magelang. Apalagi setelah perpusdes itu keluar sebagai juara I Lomba perpustakaan desa / kelurahan tingkat provinsi Jawa Tengah. Perpustakaan Muda Bhakti mengungguli Perpustakaan IQRO Desa Lamuk, Kecamatan Kecobong, Purbalingga yang menduduki juara II. Untuk juara III diduduki Perpustakaan Citra Ilmu Desa Kenteng, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.

Apa Tanggapan Anda ?