Tokoh

Hari Pendidikan, Siswa "Kurang Mampu" Juarai Lomba Sains Internasional

Siedoo, HARI Pendidikan 2018 kali ini, bisa menjadi momen yang sangat spesial untuk Muhammad Firman Nuruddin, siswa kelas XII SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah. Ia mampu membuktikan tajinya saat kompetisi Environmental Science pada lomba penelitian sains Internasional 25th International Conference of Young Scientists (ICYS) 2018, April lalu di Belgrade Serbia. Siswa tersebut, berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia tercinta.

Berbagai belahan negara di dunia, mengirimkan perwakilannya untuk bersaing secara sehat. Tim Indonesia pimpinan Monika Raharti (Center for Young Scietists Indonesia) berhasil meraih 2 medali emas, 3 medali perunggu, 2 special awards dan penghargaan best poster. Prestasi ini dinilai luar biasa, mengingat kompetisi ini selalu berlangsung ketat dan diikuti 32 negara maju dengan 412 peserta peneliti-peneliti muda belia.

Hasil kerja keras siswa ini membuat pihak sekolah merasa bangga. Bahkan, tidak ada paradoks antara disiplin dan kreativitas ini layak untuk dipercaya.

“Justru kreativitas akan bisa berkembang dengan baik jika siswa memiliki disiplin dan tanggungjawab yang tinggi," kata Kepala SMA Taruna Nusantara Brigadir Jenderal TNI (Purn) Soebagio, S.IP.

Ia mengaku bangga atas kemenangan Firman. Aturan yang dinilai sangat ketat di sekolah, membawa siswa terbentuk mental para juara.

"SMA Taruna Nusantara sudah 28 tahun membuktikan dengan menghasilkan banyak siswa dan alumni yang berprestasi. Meskipun disiplin dan aturan-aturan yang ada sangat ketat,” ungkapnya.

Firman dikenal dari keluarga dengan tingkat ekonominya menengah ke bawah. Meski demikian, sosok Firman dinilai sangat bersemangat bersekolah di SMA TN.

“Atas pencapaian Firman, kami sangat merasa bangga. Semoga ini memberikan persembahan kepada Negara,” imbuh Kepala Humas SMA Taruna Nusantara Drs. Cecep Iskandar.

Menurut dia, Firman merupakan siswa dari kalangan keluarga tidak mampu namun berprestasi. Ia merupakan siswa yang masuk, menempuh pendidikan di SMA TN dengan kategori penerima beasiswa dari Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara).

"Firman asli Kabupaten Magelang yaitu Karangrejo, Kedungsari, Kecamatan Bandongan dan merupakan anak dari ayah yang bekerja kuli bangunan dan ibunya menjadi TKW,” ungkapnya.

Firman berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dalam bidang Environmental Science pada lomba penelitian sains internasional 25th International Conference of Young Scientists 2018. Cecep menguraikan, Firman selalu menunjukan minat yang tinggi dalam kegiatan penelitian dan selalu bersemangat mengikuti kompetisi termasuk ICYS ini. Ditambah lagi, SMA Taruna Nusantara selalu mendukung penuh pengembangan bakat siswa-siswanya.

"Sehingga, potensi Firman dan kawan-kawannya mendapatkan wahana dan ruang yang seluas-luasnya,” tandasnya.

Apa Tanggapan Anda ?