Daerah

Belum Lulus, Tapi Separuh Siswa SMK Ini Sudah Diterima Kerja

MAGELANG - Rangkaian ujian nasional di tingkat sekolah kejuruan telah selesai beberapa waktu lalu. SMK Muhammadiyah Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mempersiapkan para lulusannya agar benar - benar siap menghadapi dunia kerja. Sekolah melakukan pembekalan kepada semua siswa-siswi kelas XII.

Pembekalan dilaksanakan selama empat hari ini difokuskan pada kesiapan mental para siswa dalam mempersiapkan langkah setelah kelulusan. Materi yang disampaikan meliputi penguatan soft skill dan pengenalan dunia usaha/dunia industri (dudi) sekaligus perekrutan tenaga kerja.

“Kegiatan ini sangat penting, untuk memperkuat mental para siswa yang akan lulus nanti,” kata Dra. Ertina Susanti, pengisi materi soft skill di pembekalan tersebut.

Kegiatan yang selalu dilaksanakan setahun sekali menjelang kelulusan ini, mendatangkan pemateri dari intern sekolah dan instansi luar. Selain itu, juga menghadirkan dudi yang sudah menjalin kerja sama dengan sekolah.

"Kegiatan semacam ini sangat perlu disampaikan kepada siswa agar lebih siap menghadapi tantangan setelah kelulusan," jelas Ertina yang juga guru pengampu mata pelajaran bimbingan konseling ini.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilakukan perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan yang sudah bekerjasama dengan pihak sekolah. Diantaranya yaitu PT Ungaran Sari Garment Ungaran, PT Star Fashion Ungaran dan PT Mataram Tunggal Garment Yogyakarta.

“Selain pemateri dari intern sekolah, kami juga mengundang instansi serta beberapa perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan kami,” imbuh Kepala SMK Muhammadiyah Sawangan Drs. Mujiyanta.

Menariknya, dari kegiatan yang berlangsung sebelum kelulusan ini, sudah ada siswa yang ditarik ke dunia kerja. Bahkan, lebih dari 50% siswa SMK Muhammadiyah Sawangan diterima di dunia industri yang telah menjalin kerja sama dengan pihak sekolah tersebut.

Alhamdulillh lebih dari 50% siswa kami memenuhi syarat untuk masuk di dunia industri dan dinyatakan diterima kerja sebelum lulus,” katanya.

Apa Tanggapan Anda ?