Opini

Strategi Memotivasi Anak Berkebutuhan Khusus Agar Tetap Semangat Belajar

Siedoo, Perlu kesabaran dan ketelatenan untuk mendorong anak berkebutuhan khusus agar mau belajar. Proses belajar daring bagi anak berkebutuhan khusus memang bukanlah kondisi yang ideal.

Namun, ada beberapa strategi yang dapat diterapkan orang tua bisa membantu memotivasi anak berkebutuhan khusus, untuk tetap semangat dalam proses belajar saat ini.

Buat Belajar Menjadi Sebuah Kebiasaan Harian yang Menyenangkan

Orang tua dengan anak berkebutuhan khusus dapat membuat jadwal khusus yang diprioritaskan untuk belajar akan membangun kebiasaan belajar setiap harinya. Jika anak ikut kelas daring, pastikan untuk melakukan rutinitas tertentu untuk menyiapkan anak. Misalnya, dibiasakan untuk mandi, menggunakan baju rapi, dan sarapan sebelum kelas online dimulai.

Setelah membuat belajar sebagai kebiasaan harian, orang tua pun dapat menciptakan suasana rumah yang menyenangkan untuk belajar. Sehingga, anak dapat menjalani proses belajar daring dengan lebih bermakna.

Orang tua dapat menyiapkan ruangan atau pojokan dalam rumah yang dibuat dengan suasana yang nyaman untuk membantunya belajar. Tak perlu keluar biaya, bisa sekedar merapikan ruangan dan memindahkan semua perangkat belajar di suatu tempat agar mudah dijangkau.

Berkomunikasi Erat dengan Guru dan Memberikan Dukungan pada Anak

Apabila orang tua dan anak menghadapi kendala dalam belajar, orang tua dapat membangun komunikasi yang erat dengan guru. Ia yang memahami program dan kebutuhan murid dengan kebutuhan khusus untuk melakukan konsultasi.

Saat belajar di rumah orang tua diberi tanggung jawab untuk mendampingi anak belajar. Orang tua dapat berkomunikasi secara berkala dengan guru untuk memastikan, bahwa anak berkembang sesuai dengan kemampuannya dan mendapat masukan mengenai cara yang baik untuk mendampingi sesuai kebutuhannya.

Setelah membangun komunikasi dua arah, strategi terakhir adalah orang tua dapat membangun semangat dan memberikan dukungan yang kuat pada anak dengan kebutuhan khusus di rumah, agar tetap termotivasi belajar.

Baca Juga :  Jemima, Berkaryalah Hingga Mendunia

Selama proses pembelajaran di rumah, orang tua bisa mendampingi untuk memastikan anak memahami proses belajar yang dilakukan. Juga membangun semangat dengan ikut serta dalam mendampingi anak melakukan kegiatan sekolah serta menciptakan dukungan sosial yang bisa membantu anak untuk tetap termotivasi belajar.

Melalui strategi ini, penulis berharap setiap orang tua dengan anak berkebutuhan khusus dapat senantiasa membangun semangat, komunikasi, dan motivasi dalam proses belajar daring bagi anak dengan kebutuhan khusus selama di rumah. (*)

 

*Dini Rahmawati
Psikolog Cikal
Tim Akademik Pendidikan Inklusi Cikal

Apa Tanggapan Anda ?