Daerah

Ucap Janji, Upaya Wujudkan Perawat yang Mumpuni

MAGELANG - Harus ada transendensi dalam menjadi perawat. Yaitu dalam merawat manusia harus dengan memegang nilai-nilai Ketuhanan. Hal ini merupakan titik awal perjuangan dalam pelayanan.

"Melalui Caping Day, mahasiswa siap terjun dalam dunia keperawatan untuk mengabdi pada masyarakat dengan profesionalitas yang telah dibangun sejak mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di rumah sakit. Caping Day ini diharapakan dapat membentuk semangat dan kepribadian mahasiswa secara mental dan spiritual,” ujar Rektor UNIMMA Dr. Suliswiyadi, M.Ag.

Rektor menyampaikan itu saat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengadakan acara Ucap Janji (Caping Day) yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan semester 2. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Aula Fikes Kampus 2 UNIMMA dan secara daring melalui media zoom.

Agenda ini dalam rangka upaya menghasilkan perawat yang professional. Ucap janji (Caping Day) merupakan acara seremoni untuk mempersiapkan mahasiswa yang akan menjalani praktek lapangan agar mahasiswa termotivasi, mengetahui, dan mengerti apa yang menjadi etika, hak, dan kewajiban ketika melaksanakan praktek.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Jawa Tengah Ns. Ahmad Baed, S. Kep, menyampaikan selamat bertugas praktek keperawatan di RSUD Muntilan.

“Kami berpesan kepada adik-adik mahasiswa yang praktek di rumah sakit mohon dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan sungguh-sungguh. Praktek itu merupakan salah satu ajang untuk menambah keterampilan dan juga pengalaman,” ujar Baed.

Sementara itu, Dekan Fikes UNIMMA, Dr. Heni Setyowati ER.,S.Kp., M.Kes menyampaikan bahwa meskipun Caping Day ini tidak dilakukan seperti biasanya, namun tidak mengurangi semangat para mahasiswa dan tidak mengurangi esensi kegiatan ini. Kenapa harus ada ucap janji, karena perawat itu yang dihadapi nantinya adalah manusia.

Baca Juga :  KKN PPMT UNIMMA Kembangkan Media Pembelajaran dan Penguatan Entrepreneurship

"Perlu ada softskill-softskill supaya pasien mendapatkan pelayanan dengan baik dan tidak dibeda-bedakan. Diharapkan janji yang sudah terucap selalu dipegang dan diterapkan oleh para mahasiswa dan mahasiswa selalu bergerak menuju ke hal-hal yang terbaik,” jelas Dr. Heni. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?