Categories: Nasional

Mendikbud Ajak Guru Ikuti PembaTIK 2021, Apa Tujuannya?

Share

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) kembali meluncurkan Program Pembelajaran Berbasis TIK atau (PembaTIK) pada tahun 2021. Hal ini tidak lain dalam meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guna mendukung terciptanya model pembelajaran yang inovatif sesuai dengan tuntutan abad 21 dan revolusi industri 4.0.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, mengajak guru di seluruh Indonesia mengikuti PembaTIK 2021 guna menghadapi dinamika perubahan lingkungan pendidikan di era digital.

“Mari kita berpartisipasi dan memeriahkan program PembaTIK tahun 2021, menuju Indonesia Maju. Mari terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menjadi pendidik dengan semangat pembelajaran sepanjang hayat,” kata Mendikbud.

Program PembaTIK, menurut Mendikbud merupakan jawaban untuk tantangan global masa depan yang akan dihadapi bangsa Indonesia dengan mencetak calon-calon pemimpin masa depan dengan profil Pelajar Pancasila.

“Guru yang memiliki kemauan untuk memaksimalkan potensi diri dengan memanfaatkan TIK dalam pembelajaran merupakan salah satu kriteria yang terpenting guru penggerak yang akan menjadi garda terdepan memajukan pendidikan di Indonesia,” ungkap Mendikbud.

Melalui program PembaTIK, lanjut Mendikbud, guru-guru dapat menyinergikan seluruh kebijakan Kemendikbud Merdeka Belajar seperti Guru Penggerak, digitalisasi sekolah dan juga bantuan kuota data internet.

“Digitalisasi sekolah sebagai salah satu prioritas dari merdeka belajar melalui pengembangan platform pendidikan nasional berbasis teknologi dan pembangunan infrastruktur kelas atau sekolah masa depan,” ujar Mendikbud.

Pandemi  Covid 19 membuktikan betapa besarnya peran teknologi dalam memastikan para peserta didik tetap mendapatkan pendidikan pembelajaran saat pembelajaran tatap muka tidak mungkin dilakukan. Untuk itu, lanjut Mendikbud, kita harus siap menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas yang mengharuskan sekolah menyediakan layanan pendidikan secara luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring).

Pemerintah menyadari pentingnya peningkatan literasi digital sehingga fasilitas dan infrastruktur teknologi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan strategis.

“Oleh karena itu kami terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru-guru di Indonesia tentang pemanfaatan teknologi dengan menyelenggarakan peningkatan kompetensi TIK atau PembaTIK,” ungkap Mendikbud.

Para guru yang menjadi peserta program pembaTIK diharapkan dapat meningkat kompetensinya sesuai dengan standar kompetensi TIK guru dari UNESCO. Program ini akan berlangsung selama delapan bulan sejak April hingga November 2021 dan dikembangkan menjadi empat level kompetensi yaitu literasi TIK, implementasi TIK, kreasi TIK, serta level terakhir yaitu berbagi dan berkolaborasi.

“Dengan level ini para guru akan menghasilkan karya terbaik berupa materi pembelajaran dalam memanfaatkan TIK,” kata Mendikbud. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Tags: PemdaTIKTIK
M Nur Ali
Leave a Comment

Recent Posts

Kemendikbud Rilis Perguruan Tinggi Penerima PKM Terbanyak

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Dikti Indonesia merilis sejumlah perguruan tinggi yang menerima program kreativitas mahasiswa (PKM). Tertinggi…

12 jam yang lalu

Alat Deteksi Dini Bencana Gunakan Pengeras Musola

Siedoo, Gunung berapi memiliki berbagai potensi ancaman bencana. Potensi bahaya pasca erupsi gunung berapi yaitu banjir lahar dingin yang terbentuk…

1 hari yang lalu

Masalah Polusi Udara Tinggi, Mahasiswa Tawarkan Langkah Solusi

Siedoo, Tingginya penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia menjadi penyumbang terbesar pada buruknya kualitas udara di beberapa kota besar di Indonesia.…

2 hari yang lalu

ITS Wacanakan Perluas Kerjasama dengan Turki

SURABAYA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) untuk Turki melihat kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur…

3 hari yang lalu

Mahasiswa Mengajar, Latih Guru untuk Tujuan Kemudahan

Siedoo, Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membantu para guru dalam kegiatan belajar mengajar. Guru-guru di SD Swasta IT Mawaddah Warohmah…

3 hari yang lalu

Ucap Janji, Upaya Wujudkan Perawat yang Mumpuni

MAGELANG - Harus ada transendensi dalam menjadi perawat. Yaitu dalam merawat manusia harus dengan memegang nilai-nilai Ketuhanan. Hal ini merupakan…

4 hari yang lalu