ADV Kegiatan

OSIS SMA Negeri 1 Kota Magelang Sukses Gelar Pameran Edukasi Virtual

MAGELANG – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Kota Magelang, Jawa Tengah sukses menggelar Pameran Edukasi Magelang (PEM) Virtual 2021. Pameran edukasi virtual  bertajuk "Jelajah Warsita tuk Raih Cita" itu dilaksanakan tanggal 11-15 Januari 2021 melalui website pameranedukasimagelang.com. Sedangkan pada tanggal 16-17 Januari 2021 digelar melalui Zoom Meeting.

Ketua Panitia PEM OSIS SMA Negeri 1 Kota Magelang, Bagus Tri Octavianto Wibowo menjelaskan PEM 2021 tampil berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di mana biasanya diselenggarakan di Gedung Tri Bhakti, namun mengingat pandemi Covid-19, maka digelar secara virtual.

“Namun PEM 2021 tetap berkomitmen memberikan pengalaman kepada peserta untuk mengenal Perguruan Tinggi secara mendalam. PEM 2021 berisi banyak kegiatan menarik, salah satunya yaitu Try Out Virtual,” jelas Bagus.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sudarmono, S.Pd mengiyakan yang dikatakan Bagus, bahwa di tahun sebelumnya PEM digelar di Gedung Tri Bhakti Magelang. Dengan fasilitas seperti kuliner, dialog dengan para tokoh muda, juga menghadirkan bintang tamu.

“Bahkan dimasukkan sebagai agenda tahunan Pemerintah Kota Magelang terkait dengan program Moncer Serius,” ujarnya.

Salah satu peserta PEM 2021, Akmil Magelang saat mengenalkan profil di sesi Zoom Meeting. | foto: Dok. SMAN 1 Magelang.

Sudarmono menjelaskan, PEM bertujuan mengenalkan informasi kelanjutan studi kepada masyarakat. Juga mengenalkan perguruan tinggi (PT) yang mengikuti PEM kepada masyarakat.

“Jumlah peserta kami targetkan 80 PT, namum tercatat 70 PT dan yang mengikuti sesi Zoom Meeting 60 PT. Sementara jumlah peserta pengunjung pada kedua sesi lebih dari 5.000 orang,” jelasnya.

Agenda PEM, lanjutnya, sangat diminati masyarakat maupun perguruan tinggi yang sudah menjadi langganan sebagai peserta. Ternyata peserta sangat antusias, mengingat PEM ini sebagai ajang promosi positif bagi PT peserta.

“Sedangkan informasi tentang profil dan keunggulan masing-masing perguruan tinggi juga sangat dibutuhkan masyarakat,” lanjut Sudarmono.

Untuk penyelenggaraan PEM dari tahun ke tahun semua anggaran biaya dikelola oleh OSIS, pihak guru hanya sebagai pendamping kegiatan tersebut. Sehingga pihak sekolah sama sekali tidak menganggarkan biaya untuk PEM.

“Anggaran bisa mencapai 80 juta rupiah, dan tahun ketujuh kali ini karena secara virtual angaran tidak melebihi 15 juta rupiah. Namun dari sekolah tetap nol rupiah,” terang Sudarmono.

Mengingat banyaknya peserta, untuk sesi Zoom Meeting dibagi menjadi tiga kelompok dengan menggunakan 3 ruang. Yaitu Aula Sekolah, Ruang XI IPS 1, dan Ruang XI IPS 2.

“Semoga pandemi segera berakhir dan PEM tahun depan peserta lebih banyak dan kembali digelar secara langsung seperti tahun-tahun lalu,” pungkas Sudarmono, S.Pd. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?