Categories: AdvertorialKegiatan

Semarakkan Peringatan Maulid Nabi, SMP Negeri 8 Kota Magelang Gelar Lomba Bercerita

Share

KOTA MAGELANG – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momen penting untuk mengingat sejarah kelahiran Rasulullah SAW. Sekaligus meneladani pikiran, perkataan, sikap, dan perbuatannya. Melalui hadist yang diriwayatkan banyak sekali hal terkait berkehidupan yang dapat diteladani umat muslim dan relevan hingga akhir dunia.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2020 ini, SMP Negeri 8 Kota Magelang menyemarakkannya dengan menggelar 'Lomba Bercerita Sejarah Nabi Muhammad SAW'. Karena masih masa pandemi Covid-19, kegiatan dilakukan secara online.

Guru Pendidikan Agama Islam sekolah itu, Maulana Choirul Aziz, S.Pd.I mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi kejenuhan anak-anak selama pembelajaran di era Covid-19.

“Walaupun secara online, alhamdulillah respons anak-anak sangat positif dan antusias,” ujarnya.

Kegiatan ini bersifat wajib yang diikuti oleh 21 peserta dari kelas VII,  VIII dan IX siswa SMP Negeri 8 Kota Magelang. Setiap kelas wajib mengirimkan minimal 1 putra/putri sebagai perwakilan. Peserta mendaftar kepada wali kelas masing-masing.

Poster lomba bercerita sejarah Nabi Muhammad SAW. (foto: Azizah Siedoo)

Pendaftaran mulai dibuka pada 12 November 2020 dengan timeline pengumpulan video paling lambat 17 November 2020. Peserta diperkenankan untuk merekam video menggunakan kamera HP, kamera DSLR, dan kamera Mirrorless. Mereka juga diperbolehkan menggunakan alat peraga untuk mendukung cerita yang disampaikan.

Walaupun hanya merekam video di rumah dan dikumpulkan dalam bentuk digital via Google Form, peserta tetap diwajibkan menggunakan pakaian muslim/muslimah.  Peserta tidak diperbolehkan mengedit video/audio (lipsync). Durasi video yang harus dikumpulkan maksimal 5 menit. Penjurian dilaksanakan pada 18 November 2020. Pemenang akan mendapatkan hadiah yang menarik, yakni Piagam Penghargaan dan juga Kuota Internet untuk mendukung belajar mereka.

Dengan diadakannya lomba bercerita ini, diharapkan siswa-siswi dapat meneladani Rasulullah SAW dengan cara mereka sendiri. Bercerita bukan hanya sekedar menyampaikan ulang, namun juga memaknai dan mengambil kesimpulan tentang moral value yang ada dalam kisah tersebut.

Kegiatan ini diharapkan membangkitkan rasa percaya diri siswa-siswi SMP Negeri 8 Kota Magelang selama pandemi ini. Di mana mereka hanya belajar di rumah saja, dan belajar dari rumah.

Choirul Aziz berharap semoga anak-anak dapat mengambil hikmah dan nilai positif dari lomba ini. Semoga meski di masa pandemi anak-anak tetap memiliki semangat berjuang dalam menimba ilmu.

“Saya berharap anak-anak mampu melakukan yang terbaik. Serta membuktikan mereka bisa meneladani semangat Nabi Muhammad SAW,” pungkas Maulana Choirul Aziz, S.Pd.I. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Redaksi Siedoo
Leave a Comment

Recent Posts

Komunitas Bungkus Kehidupan, Wujud Rasa Kemanusiaan dari Untidar

Siedoo, Sejumlah mahasiswa Universitas Tidar menunjukkan kepedulian mereka terhadap nasib sebagian penghuni Kota Magelang Jawa Tengah yang kurang beruntung. Melalui…

9 jam yang lalu

Catat! Kebutuhan Sejuta Guru P3K hanya Jangka Pendek

JAKARTA - Pemerintah pusat fokus pada tahun 2021 perekrutan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dengan kapasitas hingga satu…

14 jam yang lalu

Belum Paham tentang Saham? Tengok Galeri Bursa Efek Untidar

Siedoo, SAHAM itu apa? Apa keuntungan menanam saham atau menabung saham? Apa saja risikonya? Bagaimana cara berbisnis saham? Apa itu…

15 jam yang lalu

Mewujudkan Masa Depan Indonesia dengan Pendidikan Pancasila

Siedoo, Pendidikan Pancasila memiliki posisi yang sangat penting untuk diajarkan dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan tinggi. Bahkan diperguruan tinggi,…

1 hari yang lalu

I - BOT, Inovasi Pencarian Korban Bencana Alam Pakai Serangga

Siedoo, Pencarian para korban bencana alam selama ini lebih sering melibatkan hewan berupa anjing. Namun demikian, pencairan korban dan penyelamatan…

2 hari yang lalu

Tim Futsal DarkNight, Muncul di Tengah Suasana Pandemi

MAGELANG - Bermula dari rasa bosan karena berbulan-bulan harus belajar di rumah, belasan pelajar dari Kota dan Kabupaten Magelang, Jawa…

2 hari yang lalu