Advertorial Kegiatan

PG PAUD UMMagelang Kenalkan Project Based Learning Kepada Pendidik RA

MAGELANG – Di Dusun Kuncen Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Mahasiswa Program Studi PG PAUD Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT). Kelompok mahasiswa UMMagelang ini mengadakan PPMT di RA GUPPI dusun setempat.

Kelompok mahasiswa PPMT yang beranggotakan Queen, Sofie, Zabid dan diketuai Debby ini melakukan sosialisasi kepada pendidik di RA GUPPI tersebut. Dalam kegiatan ini mereka mengusung tema “Optimalisasi Peran Pendidik dan Orangtua”.

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan di RA GUPPI itu berbeda dari kegiatan sosialisasi pada umumnya. Biasanya sosialisasi dilaksanakan secara langsung dengan tatap muka, namun kali ini dilakukan secara daring (dalam jaringan) melalui Video Conference (vidcon) menggunakan platform Google Meet .

Adanya pandemi Covid-19 tidak menghalangi para mahasiswa untuk berbagi ilmu dengan sesama pendidik. Sosialisasi yang dilakukan di RA GUPPI adalah Metode Pembelajaran ‘Project Based Learning’.

Pemateri sosialisasi, Reza Edwin Sulistyaningtyas, M.Pd mengatakan Project Based Learning (PBL) berbeda dangan metode pembelajaran yang biasa. Metode pembelajaran PBL justru berpusat  dan berorientasi pada kebutuhan anak.

“Dalam metode ini, anak-anak dilibatkan dalam memilih topik pembelajaran,” ujarnya melalui vidcon.

Salah satu pendidik RA GUPPI, Mayya, menungkapkan sosialisasi yang diikutinya melalui video conference tersebut sangat menarik. Materi sosialisasi berupa metode pembelajaran yang disampaikan dapat menumbuhkan semangat baru bagi para pendidik.

“Sehingga mereka dapat menularkan sekaligus menerapkan metode pembelajaran Project Based Learning tersebut, khusunya di lembaga RA GUPPI Kuncen,”

Sementara dikatakan dosen pendamping mahasiswa UMMagelang, Sulistyaningtyas, PPMT yang dilakukan para mahasiswa secara umum memiliki dua tujuan. Pertama, mengoptimalkan penyelesaian permasalahan yang dihadapi pendidik di lembaga PAUD. Yaitu melalui kegiatan pengabdian yang terintegrasi antara dosen dengan mahasiswa.

Kedua, memperluas wilayah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga secara tidak langsung membantu mempromosikan keberadaan lembaga,” terangnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?