Daerah Kegiatan

Pembagian Rapor di SMA Negeri 13 Bandung Protokol Kesehatan Diterapkan Ketat

BANDUNG – Pembagian rapor tengah dilaksanakan di Satuan pendidikan di Jawa Barat (Jabar). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pembagian rapor kali ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya, dilakukan oleh SMA Negeri 13 Bandung.

Kepala SMAN 13 Bandung, Udin Saehudin mengatakan, sekolahnya sudah menyiapkan protokol kesehatan secara ketat. Kebijakan pertama yang diambil adalah membagi waktu pembagian rapor menjadi dua hari (18-19 Juni 2020). Hari pertama untuk kelas X dan hari kedua kelas XI.

Pembagian rapor per hari dalam tiga ruang kelas, dan dibagi menjadi tiga sesi guna menghindari kerumunan. Setiap pukul 08.00-10.00 WIB, dibuka untuk kelas MIPA 1, MIPA 2, dan MIPA 3.

“Sedangkan pukul 10.30-12.30 WIB untuk kelas MIPA 4, MIPA 5, dan IPS 1 serta pukul 13.00-15.00 untuk kelas IPS 2, IPS 3, dan IPS 4,” tuturnya seperti dikutip disdik.jabarprov.go.id (18/6/2020).

SMA yang berada di Jalan Raya Cibeureum No. 52, Kota Bandung, ini pun telah memosisikan kursi yang berjarak bagi orang tua siswa untuk menerapkan physical distancing. Selain itu, protokol kesehatan secara fisik pun telah diterapkan. Mulai dari mewajibkan orang tua siswa mengenakan masker, mengecek suhu tubuh, dan wajib melalui auto-sanitazing gate.

“Para wali kelas pun menggunakan face shield saat membagikan rapor. Jadi teknis pembagian rapor benar-benar kita laksanakan dengan penerapan protokol yang ketat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya pun telah mengoptimalkan koordinasi dengan para wali kelas, salah satunya perihal verifikasi nilai. Dikatakan Udin, setiap rapat pleno, selalu disampaikan persiapan kepada guru dengan matang.

“Dua minggu sebelum pelaksanaan, kami maksimalkan koordinasi dan komunikasi melalui berbagai media dengan wali kelas. Mulai berkomunikasi melalui Whatsapp, telepon hingga media lainnya,” pungkasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?