Advertorial Kegiatan

Cegah Penyebaran Covid-19, STMIK Bina Patria Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat

MAGELANG – Upaya pencegahan merebaknya penyebaran Corona virus disease (Covid-19) banyak dilakukan oleh berbagai pihak. Seperti juga dilakukan oleh civitas akademika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Patria (BIPA) Magelang. Melalui Senat Mahasiswa STMIK BIPA membagikan ratusan masker gratis kepada pengendara dan masyarakat di Kota Magelang, Sabtu (6/6/2020).

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 dan sebagai bentuk kepedulian di tengah kelangkaan APD jenis masker. Adapun lokasi untuk pembagian masker difokuskan di beberapa titik, salah satunya di lokasi lampu lalu lintas. Dengan sasaran pembagian masker yaitu para pengendara roda dua dan empat, serta warga yang melintas dan belum memakai masker.

Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Humas, Sugeng Wahyudiono, M.Kom mengatakan pembagian masker secara gratis dilakukan sebagai bentuk kepedulian STMIK BIPA. Utamanya kepada pengendara dan masyarakat di Kota Magelang yang kesulitan mendapatkan dan belum memakai masker.

“Apalagi setelah adanya kebijakan baru dari WHO yang mengimbau masyarakat yang keluar rumah harus memakai masker,” ujarnya.

Sementara secara terpisah, sebelum melepas tim pembagi masker, Ketua STMIK BIPA Dr. H. Sukris Sutiyatno, M.M., M.Hum mengapresiasi civitas akademika. Karena sudah bergotong-royong ikut mendukung kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Sukris menuturkan, melalui program BIPA Peduli pihaknya melakukan penggalangan donasi dari kalangan dosen dan staf untuk kegiatan pencegahan Covid-19. Salah satunya untuk pengadaan masker dan mendistribusikan secara gratis kepada masyarakat.

Hal itu menjadi bagian dari BIPA peduli, di mana kesehatan sangatlah penting. Pihaknya juga menghimbau kepada civitas akademika STMIK BIPA untuk konsisten menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Sebagai tindakan pencegahan penularan Covid-19, baik untuk sendiri, keluarga, maupun masyarakat terdekat. Salah satunya dengan memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun,” tuturnya.

Dikatakan Sukris, selain membagikan masker pihaknya juga melakukan kebersihan lingkungan kerja di kampus. Yaitu dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan menyediakan hand sanitizer di pintu masuk kampus.

Sukris menyampaikan dalam pembagian masker tersebut pihaknya bergerak dengan pola dan sistem yang sudah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan standar World Health Organization (WHO). Kegiatan dilakukan dengan mengutamakan menjaga jarak dan tidak ada perkumpulan massa.

“Itu merupakan bagian dari momentum yang luar biasa, di mana kami dapat membantu masyarakat dengan membagikan masker gratis. Kami berharap wabah virus Corona segera berakhir agar dapat melakukan aktivitas kembali,” pungkasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?