Daerah Kegiatan

Pahami Bisnis Olahraga, Murid Kelas 12 Sekolah Cikal Berdiskusi Secara Online

JAKARTA -  Akibat pandemi Covid-19, berbagai sektor dalam bisnis tentu menghadapi tantangan yang cukup signifikan. Salah satu sektor bisnis yang terdampak Covid-19 antara lain adalah Bisnis Olahraga. Indonesia Basket Ball League (IBL) turut mengambil langkah penghentian sementara pada Maret 2020 lalu.

Sebagai upaya memahami lebih dalam mengenai kondisi Bisnis Olahraga di tengah pandemi, Sekolah Cikal Setu mengundang Presiden Direktur IBL, Junas Miradiarsyah, sebagai Guest Speaker sesi belajar Online.

Belajar Bareng Pakar

Dalam keterangannya, Tita Rachmawati, selaku pengajar program Business Management and Economics Kelas 12, menyampaikan bahwa sebelum kelulusan, guru akan memberikan bekal. Yaitu berupa sesi belajar bersama pakar sebagai langkah menyimpulkan pembelajaran selama dua tahun.

“Yaitu dengan kegiatan yang menyimpulkan pembelajaran selama 2 tahun dan hal-hal terkait yang bisa mereka terapkan nanti ketika lulus,” ujarnya.

Sebelum mengundang Guest Speaker, Tita menjelaskan bahwa murid-murid memilih topik atau tema yang sedang menarik terkait pengembangan bisnis saat ini. Hingga akhirnya tertuju pada Sport Business.

Salah satu murid Kelas 12 Sekolah Cikal, Nishrin Assegaf, juga menambahkan alasan bahwa pemilihan topik bisnis olahraga menjadi menarik didiskusikan di kondisi pandemi saat ini.

“Kita cari-cari topik yang interesting untuk kita, salah satunya sports, kita mau liat how corona virus impacted the business aspect juga,” ujar Nishrin.

Penerapan Teori Menjadi Nyata

Bagi Tita, langkah mengundang pakar bisnis menjadi upaya tepat dalam mengintegrasikan pemahaman di sekolah dengan kehidupan nyata. Terutama di sektor Ekonomi dan Bisnis itu sendiri. Ketika guru sudah menyelesaikan materi pembelajaran dan siswa sudah menyelesaikan assessment, siswa membutuhkan aplikasi teori yang dipelajari yang sesuai dengan kehidupan nyata.

“Yaitu kondisi ekonomi dan bisnis yang riil. Hal ini didapat dengan pembelajaran di luar sekolah. Yang saya gunakan adalah mendatangkan profesional di bidangnya,” lanjutnya.

Mengundang Presiden Direktur Indonesia Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, Tita memaparkan tingginya antusiasme murid-murid berdiskusi secara daring.

“Salah satu murid saya pernah melakukan penelitian di IBL tentang bagaimana sport business dapat berkembang di Indonesia. Ini tentu dapat membuka peluang untuk murid lain mengetahui seluk-beluk industri tersebut. Murid-murid sangat antusias.” Tambah Tita.

Sepanjang sesi belajar,  Presiden Direktur IBL, Junas Miradiarsyah memaparkan langkah-langkah yang sudah diterapkan oleh IBL sejauh ini untuk menjaga kestabilan pelaksanaan bisnis olahraga di tengah pandemi. Ia juga memaparkan tanggapan positif terkait antusiasme murid Cikal berdiskusi secara online dengannya.

“Saya sangat senang dan antusias bisa berbagi dengan murid-murid Cikal. Semoga pengalaman ini dapat berguna bagi murid Cikal.” ujar Junas Miradiarsyah, usai sesi kegiatan. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?