Daerah Kegiatan

Partisipasi Dalam Cegah Covid-19, ITS Bagikan Ribuan Masker Kepada Masyarakat

SURABAYA -  Dalam rangka berpartisipasi mencegah penyebaran Coronavirus Disease 19 (Covid-19), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, membagikan 6.300 masker kain kepada masyarakat sekitar kampus dan mahasiswa ITS yang masih berada di Surabaya. Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 ITS, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS, Alumni FTK ITS (Alfatekelits). Serta Direktorat Kemahasiswaan ITS.

Ini merupakan salah satu bentuk sumbangsih dari civitas akademika ITS, khususnya pada masyarakat di sekitar kampus ITS. Pembagian masker dilakukan di tiga titik, tepatnya di Kelurahan Keputih, Kejawan, dan Gebang, Selasa (21/4/2020).

Dekan FTK ITS, Dr. Eng. Trika Pitana, S.T., M.Sc, mengungkapkan bahwa masih banyak penduduk yang tidak mampu membeli masker. Hal itu dilihatnya di jalan, masih banyak yang tidak menggunakan masker.

“Padahal pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk wajib menggunakan masker,” ungkapnya.

Setelah memutuskan untuk melakukan donasi masker, pencarian dana dilakukan melalui alumni dan civitas akademika di FTK dimulai awal bulan April 2020. Kemudian dilakukan koordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 ITS yang turut memberikan hand sanitizer sebanyak 400 botol dengan ukuran 100 ml.

“Jadi tak hanya masker kain yang didonasikan, namun juga antiseptic tangan,” imbuh dosen Departemen Teknik Sistem Perkapalan ini.

Bantu Jasa Penjahit

Proses penyerahan bantuan masker kain dan hand sanitizer dari ITS di Kelurahan Kejawan Surabaya. (foto:Humas ITS)

Trika menjelaskan, masker yang dibagikan mayoritas berbahan kain katun sehingga bisa dicuci dan dipakai kembali. Masker kain tersebut diproduksi oleh beberapa penjahit yang telah dipilih sebelumnya. Nyatanya, saat ini banyak penjahit yang tidak mendapat pesanan, sehingga penghasilan pun tak ada.

“Jadi selain memberikan donasi masker kepada masyarakat, kami pun turut membantu para penjahit agar mendapat pemasukan,” paparnya.

Trika mengaku, warga sangat senang dengan bantuan yang telah diberikan, meski dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sendiri sudah ada bantuan, tetapi jumlahnya terbatas. Dosen berkacamata ini bersyukur kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar berkat bantuan dari berbagai pihak. Masih ada sekitar 800 masker yang belum datang dan nantinya akan langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi, nantinya total masker yang dibagikan pada masyarakat adalah 7.100 masker kain,” terang Trika.

Trika mengatakan, ke depan akan diadakan kegiatan sosial lainnya. Tak hanya masker untuk kesehatan, tetapi juga dari sisi ekonomi seperti bahan makanan pokok dan lainnya.

“Saya harap ke depannya wabah Covid-19 bisa segera berakhir. Sehingga ekonomi membaik, kegiatan aktivitas akademik berjalan lancar, dan bisa beraktivitas seperti semula,” harap Trika menutup pembicaraan. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?