Daerah Kegiatan

Kobarkan Semangat Lawan Corona, Sekolah Cikal Adakan Konser Musik Unik

JAKARTA - Sebulan sudah pelaksanaan Belajar di Rumah (home learning) dijalankan sebagai usaha mengendalikan penyebaran virus Covid-19. Usaha ‘merumahkan proses belajar ini’ tentu tidak semudah yang dibayangkan. Guru harus terus memperbaharui semangat mengajar, program secara kreatif, dan menguatkan kolaborasi bersama orang tua.

Sebagai salah satu sekolah inovatif di Jakarta, Sekolah Cikal tidak pernah berhenti melakukan inovasi di tengah pandemi. Dimulai dari pembelajaran kolaborasi global dengan tiga negara saat pandemi, hingga menggalakkan semangat belajar dari rumah melalui konser musik, bertajuk #SekolahLawanCorona.

Kolaborasi Seadanya, Semangat Menyala

Pengembang teknologi pembelajaran di Sekolah Cikal, Pima Aditya berharap lagu yang ditayangkan jadi soundtrack komunitas sekolah yaitu guru, murid dan orang-tua.

“Mengingat lagu ini sangat terkait dengan kondisi saat ini, tentunya bisa menjadi semangat bahwa kita bisa melawan Corona,” tuturnya.

Kolaborasi musik #SekolahLawanCorona yang dibawakan oleh dua belas guru dari Sekolah Cikal ditampilkan secara live pada saat launching di hadapan seluruh komunitas Cikal melalui media Zoom, dan dipublikasikan di Youtube.

Pima yang juga sebagai sutradara video #SekolahLawanCorona, memaparkan pula bahwa dalam menginisiasi video musik tersebut dua belas guru yang terlibat memegang peranan. Misalnya, untuk aransemen musik dan lirik dilakukan oleh Dadi Yudistira, penata gerak oleh Daniel S. Pambudi. Sedangkan untuk manajemen suara oleh Aria Negara, dan yang lainnya menjadi pengisi suara dalam video musik #SekolahLawanCorona.

Sebagai penggubah lirik, Dadi Yudistira menyatakan bahwa pembuatan video ini merupakan kolaborasi sederhana dengan fasilitas sederhana. Namun tetap dibarengi dengan niat baik di dalamnya, yaitu dapat memantik semangat semuanya untuk melawan Corona.

“Kolaborasi berjalan dengan baik walau dengan fasilitas seadanya, dengan niat menghibur dikala kondisi pandemik. Semoga dapat menjadi penyemangat dan good vibes bagi kita semua,” ujar Dadi Yudistira, selaku guru Visual Art Sekolah Cikal Cilandak.

Semua Melawan Corona

Seperti lirik dalam lagu #SekolahLawanCorona, “Jangan menyerah tetaplah semangat, Jangan menyerah lawan corona, Tetap semangat belajar bekerja lawan Corona kita pasti bisa”, maka semua pihak memiliki peran dalam melawan Corona dengan belajar di rumah. Baik orang tua, guru, bahkan murid sekali pun.

Pima Aditya menambahkan, menjaga keterlibatan atau interaksi dalam kondisi ini tentu menjadi penting. Caranya beragam dapat berupa kolaborasi-kolaborasi seru, yang bukan tugas atau pekerjaan, tapi bisa menaikkan semangat kita bekerja dan belajar. Komunikasi di antara satu sama lain ini menjadi hal yang perlu mengingat kita semuanya sedang mengalami kritis.

“Perlu penyemangat, perlu hal-hal seru dan menyenangkan lainnya yang kita buat dan bisa jadi sebuah karya,” jelas pria yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sekolah Cikal Cilandak ini.

Pima menandaskan, peranan guru dan orang tua jelas tidak mudah. Mengingat guru harus membuat program yang terus berdaya dan inovatif, sedangkan orang tua juga harus menjadi perpanjangan tangan guru di rumah.

“Oleh karena itu, kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan untuk melawan Corona,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?