Opini

Dalam Mendidik, Orang Tua Wajib Pahami Tipe Kepribadian Anak

Siedoo, Anak merupakan anugerah terindah dan harapan yang ditunggu-tunggu oleh para orang tua. Sehingga anak akan diajarkan berbagai hal agar nantinya menjadi anak yang baik dan membanggakan orang tua. Namun terkadang orang tua merasa kewalahan menghadapi anak, karena kurang memahami tipe kepribadian mereka.

Setiap anak memiliki berbagai tipe karakter yang berbeda. Perlu dipahami orang tua, tipe kepribadian adalah bagian dari diri manusia yang sangat penting untuk kehidupannya. Dengan memahami kepribadian anak maka orang tua jauh lebih mudah untuk memahami karakter anak dalam mendidik mereka.

Filsuf Yunani, Hippocrates (sekitar tahun 460-370 SM) menyebutkan empat cairan tubuh memengaruhi sifat dan perilaku kepribadian manusia. Sehingga di menggolongkan tipe kepribadian manusia atau anak menjadi 4 (empat) golongan, yaitu:

1. Tipe Kepribadian Sanguinis

Tipe anak ini sangat mudah dilihat, ciri-ciri anak dengan karakter sanguinis. Yaitu ceria dalam kondisi apapun, selalu bahagia, mudah bergaul, ceriwis, penuh energi, sangat imajinatif. Anak dengan tipe sanguinis juga biasanya akan memulai pembicaraan, bersifat optimis dan mudah berteman dengan siapapun.

Namun, karena sifat-sifat tersebut biasanya anak akan sering berbuat usil atau jail. Hal itu akan menjadikan anak menjadi sulit untuk berkonsentrasi ketika sedang melakukan sesuatu, tidak teratur dalam menjalankan tugas, emosional, dan sangat sensitif. Ia memiliki kecenderungan untuk mencari perhatian, dukungan, kasih sayang, dan pengakuan dari orang lain.

2. Tipe Kepribadian Koleris

Anak berkepribadian koleris juga memiliki sikap tegas, penuh energi, bersemangat, dan suka bertualang. Biasanya anak koleris juga menyukai tantangan dan dapat dengan mudah untuk menyelesaikannya, meskipun masalah itu sulit.

Dengan kemampuannya tersebut ia akan tetap konsentrasi dalam melakukan suatu hal sehingga membuat dirinya berpotensi. Anak koleris biasanya suka memerintah dan keras kepala. Kalau ia sedang marah-marah, tunggu sampai emosinya mereda, baru ajak ia berbicara.

3. Tipe Kepribadian Melankolis

Tipe melankolis ini adalah tipe kepribadian yang memiliki sikap pendiam dan perfeksionis. Sikap perfeksionisnya membuat anak mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. Mirip dengan koleris, apa yang dia inginkan maka harus mendapatkannya.

Tetapi anak melankolis selalu berhati-hati dalam melakukan suatu hal dan dipikirkan secara baik-baik. Selain itu, ia tidak suka dengan perubahan rencana yang sifatnya mendadak dan hal-hal yang tidak bisa ditebak.

4. Tipe Kepribadian Plegmatis

Anak berkepribadian plegmatis mungkin sering dianggap anak pemalu, sederhana, dan suka mencari kedamaian dengan lebih banyak diam dan tidak mudah bergaul. Biasanya memiliki pembawaan yang merasa cukup terhadap apa yang dimilikinya.

Anak ini cenderung mempunyai sifat yang tenang, dan tidak terburu-buru dalam melaksanakan suatu hal. Padahal jika ia sudah menemukan minat dan bakatnya maka ia akan bangkit. Kuncinya orang tua harus selalu memberikan semangat dan dukungan untuk anaknya.

Dengan memahami empat kepribadian anak, orang tua akan lebih mudah mendidik anak-anaknya. Sekaligus orang tua dapat memahami tipe kepribadian yang bagaimana yang dimiliki dia sendiri sebagai orang tua. (*)

Siti Mundiyah
Mahasiswi Jurusan PGMI
IAIN Pekalongan Jawa Tengah
Apa Tanggapan Anda ?