Opini

Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Perlu Dilakukan Bersama dan Berkelanjutan

Siedoo, Pendidikan adalah hal yang penting untuk kemajuan suatu bangsa, untuk menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita setiap negara di dunia. Pendidikan merupakan proses melahirkan generasi penerus yang berkualitas. Namun masih banyak negara memiliki masalah dalam dunia pendidikan, terutama pada negara-negara dunia ketiga.

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang masih mempunyai masalah dalam dunia pendidikan. Di mana kualitas pendidikan di Indonesia masih kalah dengan negara-negara lain. Hal itu dapat dilihat dari laporan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 yang diterbitkan pada Selasa (3/12/2019)lalu. Dalam kategori kemampuan membaca, sains, dan matematika, skor Indonesia tergolong rendah karena berada di urutan ke-74 dari 79 negara.

Beberapa Penyebab

Penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia secara umum yakni, pertama efektifitas, efisiensi, dan standaritas pengajaran pendidikan. Efektifitas pendidikan di Indonesia sangat rendah. Menurut hasil survey beberapa pakar pendidikan, salah satu penyebabnya adalah tidak adanya tujuan pendidikan yang jelas sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan.

Hal ini menyebabkan peserta didik dan pendidik tidak tahu “goal” apa yang harus dihasilkan sehingga tidak mempunyai gambaran yang jelas dalam proses pendidikan.

Sarana pembelajaran juga turut menjadi faktor semakin terpuruknya pendidikan di Indonesia, terutama bagi penduduk didaerah terbelakang. Namun, bagi penduduk terbelakang tersebut, yang terpenting adalah ilmu terapan yang benar-benar dipakai untuk hidup dan kerja.

Masih Tergantung Nilai

Tak dapat dipungkiri, hingga hari ini, dalam pendidikan formal di Indonesia ukuran keberhasilan pendidikan seorang siswa masih dilihat dari tinggi rendahnya nilai yang dicapai. Baik itu melalui kegiatan evaluasi belajar ditentukan oleh guru, sekolah, pemerintah daerah, maupun oleh pemerintah pusat.

Masih banyak yang harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi pendidikan di negeri ini, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Harus ada upaya-upaya yang dilakukan bersama-sama secara intensif dan berkelanjutan. Seperti memahamkan warga betapa pentingnya pendidikan untuk kehidupan.

Selain itu, bersama-sama mengajak para remaja maupun anak-anak untuk mengikuti gaya hidup sehat, bebas buta huruf dan aksara, dan berkemauan untuk maju dan lebih baik. Yaitu dengan secara berkelanjutan menggalakkan kegiatan belajar mengajar di seluruh pelosok negeri, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) Indonesia. (*)

Nurul Intan Safitri
Mahasiswi Jurusan PGMI
IAIN Pekalongan Jawa Tengah
Apa Tanggapan Anda ?