Advertorial

SISWA BELAJAR DI RUMAH, GURU BERSIH-BERSIH MADRASAH

MAGELANG – Di saat kebijakan pemerintah yang mewajibkan para siswa untuk belajar di rumah terkait pencegahan penyebaran Covid-19, para guru masih tetap harus datang ke sekolah. Hal ini disikapi beragam oleh sekolah-sekolah di Indonesia, salah satunya ialah Madrasah Aliyah (MA) Al-Iman Kota Magelang Jawa Tengah.

Di sela kesibukan guru dalam membantu siswanya belajar di rumah, mereka melakukan kegiatan bersih-bersih madrasah guna meminimalisasi penyebaran wabah Covid-19. Kegiatan dilaksanakan oleh guru dan karyawan sekolah secara kondisional mulai pukul 10.00 pada Senin (22/03/2020).

Kepala MA Al-Iman, Moch Saleh, kegiatan bersih-bersih ini sebenarnya merupakan kegiatan mingguan madrasah yang dilakukan setiap hari Jumat. Namun, karena sedang merebak wabah Covid-19 belakangan ini, kegiatan ini pun digalakkan menjadi setiap 2 atau 3 hari.

“Sesuai anjuran yang diberikan, kami melakukan kegiatan ini setiap 2 atau 3 hari sekali,” ujar Moch Saleh.

Bersih-bersih dilakukan di setiap penjuru madrasah, terutama di wilayah yang sekiranya akan digunakan oleh banyak orang, seperti mushala, ruang kelas, dan kantor. Setelahnya, dilakukan penyemprotan disinfektan di setiap sudut madarasah.

Untuk penyemprotan disinfektan sendiri dilakukan oleh pihak Palang Merah Indonesia (PMI). Namun untuk mengantisipasi keterbatasan sumber daya oleh PMI akibat banyaknya lokasi yang harus dilayani, para guru melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri.

“Memang kami mendapat jatah penyemprotan dari PMI, namun kami juga memahami di saat seperti yang lagi genting wabah banyak wilayah yang harus ditangani. Jadi kami terkadang melakukan penyemprotan secara mandiri,” kata Moch Saleh.

Dikatakan Moch Saleh, di beberapa lokasi pula disediakan hand sanitizer dan sabun pencuci tangan yang dapat digunakan kapanpun sebagai bentuk perlindungan diri. Pihak sekolah berharap dengan dilaksanakannya kegiatan bersih-bersih ini dapat menjadi salah satu langkah guna membantu pencegahan terhadap wabah Covid-19 di lingkungan  mereka.

"Selain itu, kegiatan ini diharapkan juga mampu menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar siswa nantinya," katanya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?