Advertorial Daerah

Jelang Ujian Nasional, SMKN 1 Kota Magelang Gelar Doa Bersama

MAGELANG - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  (SMKN) 1 Kota Magelang, Jawa Tengah menggelar doa bersama guna memberikan motivasi kepada siswa kelas XII. Mengingat mereka akan menghadapi ujian nasional.

Siswa diingatkan lagi untuk memperkuat usaha belajar melalui doa bersama. Kegiatan yang dilaksanakan belakangan ini mengambil tema Doa Bersama Dalam Rangka Menyongsong Ujian Nasional. Ujiannya akan mulai digelar Senin 16 Maret 2020.

"Dalam rangka mengingatkan siswa untuk kembali lagi semangat belajarnya sama seperti awal masuk ke sekolah," ujar Waka Kesiswaan SMKN 1 Kota Magelang, Agung Nakanta, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya, kegiatan ini biasa dilakukan untuk menyadarkan siswa akan menghadapi ujian nasional. Siswa diingatkan juga pada pelanggaran semasa tiga tahun bersekolah agar siswa mawas diri dan memperbaiki kesalahan.

"Pertama-tama siswa diberi motivasi agar giat belajar kemudian dimunculkan kejadian menyimpang, sewaktu siswa melakukan kesalahan. Dari awal niat masuk sekolah kan sudah bagus, lalu pengaruh lingkungan teman dan lainnya kadang jadi salah perilakunya selanjutnya diberi arahan," jelasnya.

Dijelaskan dalam acara ini didatangkan tim motivator trainer dari perusahaan Alfa Center untuk memberikan motivasi mengatasi kebosanan selama kurun waktu belajar 3 tahun.

Sesi doa bersama juga diharapkan mampu untuk mendekatkan diri dengan Sang Khaliq. Doa bersama disesuaikan dengan masing-masing pemeluk agama.

"Permintaan dari guru agama kita bedakan kelas. Jadi dari awal memang sudah dibedakan ruangannya. Adapun narasumber untuk yang beragama nonmuslim diambil dari sekolah," tandasnya.

Tujuan utama dari dilaksanakannya kegiatan ini siswa dapat melaksanakan ujian dengan hasil yang terbaik. Melalui usaha-usaha belajar yang sudah dilakukan dibarengi dengan doa bersama diharapkan dapat menjadi motivasi rohani bagi siswa dalam menghadapi ujian nasional.

Harapannya siswa dapat menyelesaikan ujian nasional dengan hasil baik. Siswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi dapat mengikuti alur pendidikan. Bagi yang mau bekerja bisa diterima di perusahaan.

"Kalau kita bisa melakukan usaha ya kita coba dengan berbagai cara kita akan lakukan untuk anak-anak," tutupnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?