Daerah

1076 Peserta SKD Perebutkan 40 Kursi CPNS di UIN Walisongo

SEMARANG - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS untuk UIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah tahun ini diikuti 1076 peserta. Adapun yang dibutuhkan 40 kursi CPNS untuk Jabatan Dosen dan Tenaga Kependidikan.

Kepala Biro AUPK UIN Walisongo Semarang, Priyono, M,Pd menjelaskan, pelaksanaan SKD CPNS tahun ini yang dikelola tim gabungan dari satuan kerja Kementerian Agama Jawa Tengah, berjalan sesuai dengan standar pelayanan.

Hal tersebut terlihat dari sarana dan fasilitas penunjang yang disediakan panitia baik dari Kemenag maupun BKN lebih dari cukup. Tes SKD tersebut digelar Jumat - Sabtu (6-7/3/2020).

“Apa yang dikerjakan panitia, baik dari Kemenag dan BKN berjalan dengan sangat baik. Bisa terlihat dari fasilitas seperti komputer untuk CAT yang memadai, dengan supporting internet yang cepat, ditambah ruangan yang ada juga sangat nyaman,” katanya, Sabtu (7/3/2020).

Ditambahkan, hasil seleksi berkualitas akan sejalan dengan pengembangan sumber daya manusia berkualitas. Termasuk dalam hal ini pengembangan SDM di UIN Walisongo Semarang

“Tahun ini ada 40 Formasi di UIN Walisongo Semarang. Kebutuhan akan SDM terutama di Tenaga Kependidikan menjadi hal yang mendesak untuk UIN Walisongo Semarang. Mudah-mudahan dengan seleksi SDM yang berkualitas akan mampu menghasilkan SDM unggul,” harapnya.

Rombongan pimpinan UIN Walisongo Semarang melakuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan SKD di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jumat (6/3/2020).

Hadir dalam rombongan tersebut Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M.Ag (Wakil Rektor I), Dr. H. Abdul Kholiq, M.Ag (Wakil II), Priyono, M.Pd (Kepala Biro AUPK), dan Drs. Adnan, M.Ag (Kepala Biro AAKK). Kehadiran mereka guna memastikan berjalannya ujian SKD berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur.

Kapala Biro UIN Walisongo, Drs. Adnan, M.Ag mengatakan, fasilitas yang memadai serta personil panitia yang cukup banyak diharapkan mampu membuat peserta dapat menjalani ujian dengan baik.

“Sarana dan prasana yang lengkap, serta profesionalisme panitia, semoga dapat menghasilkan calon-calon Aparatur Sipil Negara yang berkualitas. Terlebih untuk pengambangan Akademik di UIN Walisongo Semarang,” ungkapnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?