Advertorial Daerah

TK IT At-Taqwa Grabag Beri Literasi Buku Sejak Dini

MAGELANG – Taman Kanak – kanak (TK) Islam Tepadu (IT) At-Taqwa Grabag Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mewadahi literasi buku sejak dini kepada anak didiknya. Tersedianya perpustakaan dengan varian buku yang menarik, mampu memberikan rangsang ketertarikan buku kepada anak. Semakin sering anak berinteraksi dengan buku, maka semakin aktif juga kinerja otaknya.

“Anak-anak dibebaskan untuk memilih dan meminjamnya untuk dibawa pulang ke rumah. Ketentuan dalam meminjam, satu buku untuk dua hari. Tapi kadang anak-anak hari ini pinjam, besok pagi sudah dikembalikan,” kata Guru dan Pj Perpustakaan, Inawati, S.E.

Dijelaskannya, awalnya anak-anak melihat gambar dulu kemudian menceritakannya. Tujuannya untuk menumbuhkan kecintaan dan minat terhadap buku. Jenis buku yang disajikan di antaranya buku-buku yang berkaitan dengan kajian Islami dan pengetahuan umum.

“Ketika anak pegang buku dan melihat isi gambarnya saja tidak masalah, nanti akan tahu maksud dari gambar tersebut. Lama kelamaan dia akan tertarik untuk membaca,” ujarnya.

Menurutnya, buku yang diberikan tentunya yang memberikan manfaat baik bagi anak. Harapannya yang bisa membentuk karakter keislaman dan akhlak bagi anak. Selain itu juga ada buku pengetahuan umum yang membahas tentang flora dan fauna. Mayoritas anak-anak yang laki laki tertarik dengan fauna.

“Kalau guru biasanya menggunakan buku khusus referensi untuk guru yang dibacakan untuk anak-anak saat di kelas. Seperti buku besar Muhammad Teladanku, kita bacakan di kelas. Bahkan sebelumnya kita membeli dua eksemplar yang wajib dibacakan di kelas setiap Jumat,” imbuhnya.

Safa dan Kaysa yang merupakan anak didik kelasTK B mengaku, sering meminjam buku di perpustakaan. Buku yang sering dipinjamnya yang berisikan kisah nabi dan fiksi seperti cerita princess. Keduanya meminjam buku untuk dibawa pulang, kemudian orang tuanya yang membacakannya.

Kepala TU TK IT At-Taqwa Grabag, Khomsiyah Saniyati mengatakan, perpustakaan tersebut ada sejak 2007 yang diawali peninggalan buku dari anak didik yang lulus untuk kenang-kenangan. Kini untuk penambahan buku dianggarkan dari SPP.

“Tidak hanya buku untuk anak-anak saja, namun terdapat jenis buku untuk bahan referensi guru. Rencana kedepannya, akan dilakukan pengembangan untuk memperbarui ruangan perpustakaan agar lebih baik lagi,” kata Khomsiyah. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?