Nasional

Klarifikasi MenPAN-RB hingga Tanggapan Anggota DPR Soal Uang Pensiun Rp 1 M

JAKARTA - Usulan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo tentang dana pensiun untuk aparatur sipil negara (ASN), termasuk guru di dalamnya, hingga Rp 1 miliar ramai diperbincangkan.

Tetapi hal itu rupanya diklarifikasi oleh yang bersangkutan. Diikutip dari cnbcindonesia.com, Tjahjo mengaku tak pernah mengusulkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait hal tersebut.

"Salah kutip," kata Tjahjo, singkat.

Dalam penjelasannya, terkait Rp 1 miliar itu, dilansir dari detik.com, Tjahjo menuturkan, sebelum ada berita itu, sempat berdiskusi terkait pengelolaan dana tabungan ASN dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Korps Pegawai RI (Kopri) Zudan Arif Fakhrullah.

Dalam diskusi itu, disebutkan tidak ada pembahasan usulan ASN dapat dana pensiun Rp 1 miliar. Melainkan, yang sebenarnya terjadi ialah pembahasan mengenai pengelolaan iuran bulanan yang dikelola PT Taspen bagi ASN yang sejak awal berkarir sampai akhir masa kerja.

Dari tabungan itu, Tjahjo berharap ASN bisa mendapat hasil tabungan yang jumlahnya bisa mencapai Rp 1 miliar. "Syukur-syukur ASN yang pensiun dapat kompensasi tabungan pensiunannya bisa mencapai Rp 1 miliar, yang merupakan hasil dari iuran tabungan pegawai yang saat ini baru mencapai puluhan juta rupiah," jelas Tjahjo.

Tjahjo berharap pengelolaan iuran ASN bisa dilakukan dengan baik sehingga nantinya bisa memperoleh jumlah tabungan maksimal saat pensiun kelak.

"ASN yang dari awal kerja sampai akhir masa kerja dengan bekerja secara maksimal dan dengan iuran bulanan yang diperhitungkan yang dikelola oleh Taspen, sehingga ASN mendapatkan dana tabungan pegawai yang diberikan Taspen secara maksimal syukur bisa mencapai 1 miliar," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyetujui usulan Menteri Tjahjo Kumolo mengenai ASN mendapatkan dana pensiun sebesar Rp 1 miliar.

"Kalau saya sih setuju, kalau uangnya ada pasti setuju," kata Dasco dilansir dari kompas.com.

Kendati demikian, Dasco meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kondisi keuangan negara sebelum merealisasikan kebijakan dana pensiun sebesar Rp 1 miliar.

"Ya itu sebenarnyakan usul yang bagus, tapi nanti kita lihat pertimbangan keuangan bagaimana, kita kan itu mesti dikaji dengan kajian yang lebih matang," ujarnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?