Advertorial Daerah

Kembangkan Kompetensi Anggota HW, Tak Enggan Belajar dari Senior

MAGELANG – Menimba ilmu bisa dari siapa saja dan dari mana saja. Begitu juga dalam memperoleh ilmu dalam mengembangkan kompetensi dalam berbagai aktivitas Hizbul Wathan (HW). Seperti dilakukan anggota HW SMK Muhammadiyah Kota Magelang, Jawa Tengah, belakangan ini.

Dalam kegiatan di aula setempat, HW SMK Muhammadiyah mengundang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Magelang. Dari dua narasumber, anggota HW banyak mendapatkan materi ilmu dan berbagai permainan yang menarik dan edukatif.

Koordinator HW, Teguh Sugiharto mengatakan, dengan mengundang para senior dalam kepanduan dan organisasi, diharapkan para anggota HW lebih meningkat kompetensinya. Sehingga akan menjadi bekal ketika terjun di masyarakat kelak. Jangan malas menimba ilmu dari siapapu, termasuk kepada para senior.

“Anggota HW harus menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat untuk membangun berlandaskan akhlakul karimah,” harap Teguh.

Sementara itu narasumber dari IMM, Immawan Khalid memberikan motivasi agar anggota HW terus belajar. Karena ilmu apa pun akan lebih cepat dipahami dan bermanfaat ketika dibarengi dengan belajar.

“Tidak ada ilmu dan keterampilan yang serta merta datang pada kita. Sehingga harus tetap belajar benar-benar dipahami, dimengerti, dan mampu mangamalkannya,” tandas Khalid.

Para peserta kegiatan adalah siswa kelas X semua jurusan. Mereka tampak antusias mengikuti acara tersebut. Narasumber pun memberikan motivasi dan permainan dengan cara menarik sehingga para peserta menjadi betah.

Immawan Tyo dari IMM UMMagelang memberikan arahan kepada para anggota HW agar menggunakan waktu muda untuk berorganisasi yang bermanfaat. Karena berorganisasi akan mengasah cara berpikir, sikap, dan tindakan kita dalam berbaur bersama masyarakat.

“Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam pun berpesan; Jaga masa mudamu, sebelum masa tuamu. Hal ini jelas perintah yang patut kita lakukan. Karena ketika masa muda, seseorang menggunakannya untuk belajar dan menuntut ilmu, maka di masa tuanya akan memetik manfaatnya,” kata Tyo.

Dalam selingan motivasi, dilakukan berbagai permainan edukatif dan menyenangkan. Permainan yang dilakukan untuk mengasah konsentrasi peserta. Semua materi dan permainan diharapkan dapat ditularkan kepada anggota HW lainnya maupun kepada kaum muda di tempat tinggal masing-masing dalam bermasyarakat dan berorganisasi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?