Advertorial Tokoh

Aktif Beroganisasi, Antarkan Jenjang Pendidikan Semakin Tinggi

Siedoo, Perjalanan pendidikan merupakan hal yang penting bagi sesorang untuk mencapai kesuksesannya. Marina Melani, S.Pd merupakan salah satu alumni sekaligus sosok pendidik di SMK Muhammadiyah 1 Mertoyudan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ia mempunyai sederet cerita dalam menimba ilmu.

Dirinya terbilang dari keluarga sederhana. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan untuk berjuang menempuh pendidikan yang diidamkannya. Ketika lulus SMP, dirinya diberi saran gurunya untuk didaftarkan di panti asuhan agar bisa melanjutkan sekolah.

“Sejak dari SMP, saya memang sudah mempunyai cita-cita untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Ketika saya masuk SMK, saya dibiayai panti asuhan. Saat itu orang tua belum mampu untuk membiayai,” aku Marina, panggilan akrabnya, Sabtu (15/2/2020).

Tidak hanya untuk menyantuni yatim piatu, namun panti asuhan juga mengayomi untuk kalangan dhuafa. Selama tinggal di panti asuhan, dirinya juga memperdalam ilmu agama dan mengikuti segala kegiatan di panti asuhan.

Setelah lulus SMK melanjutkan kuliah ke Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, jurusan Pendidikan Agama Islam. Melalui beasiswa kader Muhammadiyah, dirinya bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sejak di SMK, dirinya aktif mengikuti organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

“Terkadang, paradigma orang tua itu kan kalau lanjut pendidikan pasti membutuhkan biaya yang besar dan bagaimana cara membayarnya. Namun saya jelaskan bahwa ada solusi, salah satunya dengan jalur beasiswa,” tuturnya.

Dampak dari selalu aktif dalam berorganisasi, mendapatkan banyak relasi dan memberikan peluang besar terkait beasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

Usai mendapatkan gelar sarjana, dirinya kembali ke sekolahnya dulu di SMK Muhammadiyah 1 Mertoyudan, untuk mengabdikan ilmunya. Sampai saat ini, dirinya masih aktif dalam organisasi IPM, namun tingkatannya sudah wilayah provinsi.

Dirinya kini masih berniat untuk melanjutkan pendidikan jenjang S2. Tentunya masih mengandalkan jalur beasiswa. Bisa dikatakan, dirinya memang pemburu beasiswa untuk keperluan kelanjutan pendidikannya. (*)

Apa Tanggapan Anda ?