Categories: Daerah

Siapkan Digitalisasi Pembelajaran, PGRI Kabupaten Magelang Gembleng Ratusan Guru

Share

MAGELANG – Guru harus siap menghadapi tantangan zaman. Hal ini setidaknya yang mendasari Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran dengan konsep Smart Leaning and Character Center (SLCC) di SMA Taruna Nusantara, Rabu-Kamis (5-6/2/2020). Dalam pelatihan yang digelar PGRI Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini diikuti 222 guru PNS dan Non-PNS SD dan SMA.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Magelang, Muslih S.Pd., M.Acc mengatakan, guru masa kini harus dibekali keterampilan abad ke-21. Sudah tidak zamannya lagi guru hanya terpaku pada paradigma pembelajaran konvensional yang mengesampingkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

"Guru masa kini harus memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam praktik pembelajaran di kelas," kata Muslih.

Pelatihan yang menghadirkan pembicara tingkat nasional tersebut mencakup materi tentang Augmented Reality, Penilaian tanpa Kertas, Rumah Belajar, dan Google for Education.

Ketua panitia, Rahma Huda Putranto, S.Pd mengatakan, pelatihan tersebut digelar karena terinspirasi dari SLCC yang dikembangkan PGRI Provinsi Jawa Tengah. Dijelaskan, konsep SLCC hadir untuk mempersiapkan guru menghadapi kemajuan zaman. Karena tidak bisa dipungkiri kemajuan teknologi berdampak pada perubahan karakteristik peserta didik dan model pembelajaran yang diterapkan.

"Pelatihan ini tidak hanya menciptakan guru yang 'smart' namun juga berkarakter," kata Rahma yang juga guru SDN Borobudur 1.

Pihaknya berharap peserta dapat mengimplementasikannya sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah masing-masing. Sehingga digitalisasi sekolah di Kabupaten Magelang dapat terlaksana dengan baik.

“Yang ikut pelatihan merupakan anggota PGRI,” tandasnya.

Hadir sebagai pembicara antara lain Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd, M.Si, ahli IT yang juga trainer nasional SLCC PGRI Jawa Tengah; Yuche Yahya Sukaca, Guru SMAN 1 Pati yang berhasil membangun digitalisasi sekolah.

Lalu ada Sholehuddin Al Ayubi, guru SDN Banyuwangi 1 yang pada 2019 lalu menjadi perwakilan Indonesia dalam pertemuan guru dunia di Paris; dan Rahma Huda Putranto, selaku guru sekaligus Duta Baca Kabupaten Magelang yang getol mengembangkan buku berbasis Augmented Reality. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
M Nur Ali
Leave a Comment

Recent Posts

Semarak Idul Adha, Rektor UNIMMA Ajak Teladani Nabi Ibrahim

MAGELANG - Masih dalam suasana Idul Adha, Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) tetap menyembelih sapi di masa pandemi ini. Kegiatan kali…

19 menit yang lalu

Awal Agustus Ini, Akmil Laksanakan Tradisi dan Serah Terima Jabatan

MAGELANG - Direktur Umum (Dirum) Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos. memimpin pelaksanaan tradisi Korps Raport Serah Terima Jabatan di gedung…

2 jam yang lalu

Komunitas Muslim Singapura Peduli Santri Hafiz Alquran

MAGELANG – Komunitas Muslim Singapura sangat peduli kepada para santri hafiz Alquran di beberapa wilayah Kabupaten Magelang dan Kota Magelang,…

3 jam yang lalu

Atasi Dampak Pandemi Pada Bisnis Start-Up, FEB UNIMMA Gelar Pelatihan Digital Marketing

MAGELANG - Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) bekerjasama dengan Kemendikbud melaksanakan “Pelatihan Digital Martketing: Social Media Optimiser”. Pelatihan dilaksanakan di Balkondes…

5 jam yang lalu

Maksimalkan Potensi Pekarangan Dengan Cocok Tanam Teknik Vertikultur

BANJARNEGARA - Vertikultur merupakan metode bercocok tanam dalam susunan vertikal menuju ruang udara bebas dengan susunan media tanam yang juga…

6 jam yang lalu

Gelar Wisuda Daring Pertama, ITS Hadirkan Minecraft

SURABAYA - Adanya pandemi virus Corona yang tak kunjung hilang, mengharuskan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar Wisuda ke-121 hari…

6 jam yang lalu