Advertorial Daerah

SMPN 3 Kota Magelang Helat Try Out UN SD, Peserta Membludak

MAGELANG – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kota Magelang, Jawa Tengah, mengadakan ujian try out Ujian Nasional (UN) untuk siswa sekolah dasar (SD). Kegiatan tersebut merupakan agenda sekolah untuk berkontribusi membantu siswa jenjang SD dalam persiapan menghadapi ujian, Minggu (2/2/2020).

“Selain untuk promosi dan pengenalan sekolah untuk siswa SD, dapat memotivasi bagi mereka untuk menghadapi ujian sekolah berstandar nasional. Mereka bisa termotivasi dalam berkompetisi untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka,” kata Waka Kurikulum SMPN 3 Magelang, Dra. Eko Surismiyati.

Dijelaskannya, pihak sekolah bekerja sama dengan Neutron Cabang Kota Magelang dalam hal pengadaaan soal hingga proses koreksi jawaban. Ada tiga mata pelajaran yang diujikan diantaranya Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA.

“Saya lihat anak-anak semangat dalam mengerjakan soal, sampai waktu hampir habis mereka masih bertahan berusaha menyelesaikan soal. Terlihat anak-anak serius mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Peserta try out tidak hanya dari siswa SD sekitar lokasi SMPN 3 dan wilayah kota, namun tidak sedikit peserta dari wilayah kabupaten yang mengikuti. Total peserta 406 siswa.

Ditambahkannya, saat ini menurut Permendikbud terbaru terkait PPDB, kuota zonasi diperkecil menjadi 50%. Kemudian ada peluang di jalur prestasi yang sekarang menjadi 30%. Hasil nilai ujian memiliki peran saat mendaftar SMP. Hal itu bisa menjadi senjata bagi siswa lulusan SD ketika mendaftar SMP diluar jalur zonasi.

Kepala Cabang Neutron Magelang, Sutri Panji Kurniawan, S.Pd mengatakan, pihaknya menyajikan soal yang berpatokan pada kisi-kisi SKL (Standar Kompetensi Lulusan) terbaru yang sudah dikeluarkan Kementerian. Soal-soal yang disajikan, termasuk soal golongan HOTS (Higher Order Thinking Skills).

“Walaupun kenyataannya nanti mendaftar di SMP memakai sistem zonasi, tapi hasil ujian sekolah masih sangat penting. Karena mau tidak mau menjadi ukuran seberapa besar anak dalam menyerap ilmunya. Hal itu menjadi sangat penting, terutama bagi orang tua untuk mengetahui kemampuan anaknya,” kata Panji. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?