Advertorial Daerah

Mendukung Pekembangan Potensi Anak Melalui Parenting untuk Orang Tua

MAGELANG - Taman Kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari 82 Kota Magelang, Jawa Tengah mengadakan parenting khusus bagi orang tua siswa kelas TK A, Jum't (31/01/20) di aula sekolah. Dengan mengundang tim psikolog dari Pelita Harapan Bangsa, parenting bertema 'Pentingnya Orangtua Mengetahui Potensi Anak', orang tua diajak mengevaluasi hasil tes psikologi anak.

"Sebelum kita adakan parenting ini kita sudah melakukan tes terlebih dahulu kepada anak. Ini kita kumpulkan orang tua untuk mengavaluasi hasilnya," ujar kepala TK, Aminah Puwarni, S.Pd.Aud.

Tes psikologi ini memuat beberapa komponen profil psikologi siswa seperti, daya atraktif, daya nalar pengamatan pada suatu benda, kepercayaan diri, pengenalan angka dan huruf, memori jangka pendek, berhitung serta pengetahuan umum.

Akumulasi dari tes psikologi untuk mengetahui potensi yang dimiliki siswa. "Hasil dari semua nilai yang sudah ditulis akan diakumulasikan di akhir. Sehingga orang tua dapat mengetahui potensi yang dimiliki siswa," jelas Irma Handayani, S.Psi selaku pengisi acara sekaligus penguji tes psikolog siswa.

Menurutnya tes yang telah dilakukan kemarin untuk menguji kecenderungan serta potensi siswa. Tes yang disajikan juga disesuaikan dengan usia perkembangan siswa yang juga selaras dengan cara asuh kepada anak di usia bermain.

Dijelaskan siswa usia 4 sampai 6 tahun sedang berada di fase untuk belajar sekaligus bermain. Jadi tidak mungkin dipaksakan untuk belajar terlalu serius dan membosankan.

"Usia bermain ini jika dilakukan pembelajaran dengan cara seperti usia sekolah dasar akan mengakibatkan kebosanan belajar pada anak ketika dia ada di bangku sekolah dasar," ujarnya.

Selain itu juga disampaikan tips untuk membimbing siswa dan mengembangkan potensinya. Dengan pola asuh yang benar serta pembiasaan orang tua untuk memberi kasih sayang dan perhatian akan mengembangkan potensi siswa dengan baik. Sebab, tanpa pengawasan orang tua, siswa tidak dapat diketahui perkembanganya. Sehingga sulit untuk mengetahui potensinya.

Menurut kepala sekolah TK Kemala Bhayangkari 82, kegiatan ini juga sebagai pengenalan awal pada karakter siswa untuk memberi gambaran pada guru dalam penyampaian materi pembelajaran yang sesuai dengan potensi siswa.

"Harapan saya, kita dapat mengarahkan siswa lebih baik sesuai dengan potensinya. Sehingga kemampuan lebih meningkat otomatis prestasi juga meningkat lagi," tandasnya.

Kedepan jika memungkinkan tes lanjutan akan dilakukan kepada siswa TK B untuk mengevaluasi perkembangan sesuai usia dan perkembangannya. Sehingga dapat diketahui kesesuaian antara potensi dengan metode yang dilakukan setelah satu tahun pembelajaran. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?