Nur Khoiri S.Pd., M.T., M.Pd meraih gelar Doktor dari Unnes l foto : upgris.ac.id

Tokoh

Unggah 10 Alat Praktikum ke Youtube, Khoiri Raih Gelar Doktor


Siedoo, Dosen Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Informasi (FPMIPATI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Nur Khoiri, S.Pd., M.T., M.Pd meraih gelar Doktor. Gelar Doktor Prodi Pendidikan IPA diraih Khoiri usai lulus ujian disertasi di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes), belakangan ini.

Keberhasilan Khoiri diapresiasi promotor Prof. Dr. Ani Rusilowati, M.Pd, yang juga anggota tim penguji. Hasil penelitian Khoiri berupa 10 alat praktikum yang diunggah ke media Youtube, diharapkan bermanfaat buat pembelajaran Fisika.

“Membuat alat terampil pembelajaran Fisika, ini bisa jadi contoh pelajaran di laboratorium,” ucap Ani.

Predikat Sangat Memuaskan

Promovendus yang menyelesaikan studi empat tahun dan empat bulan dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82 ini lulus dengan predikat sangat memuaskan. Khoiri menjadi Doktor lulusan ke-497 Unnes.

Dilansir dari upgris.ac.id, Khoiri memaparkan keterbatasan keterampilan merancang kegiatan praktikum, berdampak pada kesulitan guru dalam menyusun prosedur, dan melakukan penilaian kegiatan praktikum.

Menurutnya, pendidikan tidak didesain khusus untuk mengembangkan keterampilan generik sains siswa, dan karena besarnya manfaat keterampilan generik sains dalam kehidupan sehari-hari, diperlukan pembekalan kepada siswa sejak dini.

“Keterampilan generik sains guru yang baik akan berdampak pada baiknya keterampilan generik sains siswa,” paparnya.

10 Produk Alat Praktikum

Adapun, ke-10 produk alat praktikum karya Khoiri adalah Medan Magnetik, Indeks Bias, Suhu dan Kalor, Digital Tabung Resonansi, Modern Pendulum, Mementum Linier, serta Kinematika Gerak. Kemudian, Gerak Jatuh Bebas Berbasis, Konstanta Pegas, dan Momen Inersia.

Dalam disertasinya, Khoiri mengatakan, tujuan penelitian ini menghasilkan program perkuliahan yang mampu membekali mahasiswa calon guru dengan keterampilan Merancang Kegiatan Laboratorium berbasis Keterampilan Generik Sains (MKL- KGS).

Program yang dihasilkan valid dan reliabel secara isi dan konstruknya. Serta efektif meningkatkan keterampilan MKL-KGS mahasiswa berdasarkan penilaian produk, kinerja, serta pengujian produk perkuliahan.

Menurut Khoiri, pengujian produk penelitiannya di SMAN 11 Semarang dan SMAN 15 Semarang. Mengenai alat peraga, Khoiri mengaku mengunggah ke Youtube untuk memberi informasi detil. Yakni, tentang alat peraga, penjelasan, cara merakit, pengambilan data, serta melepaskan peralatan peraganya.

Sementara itu, Rektor UPGRIS Dr. Muhdi, M.Hum mengaku bangga atas pencapaian Khoiri yang juga merupakan Doktor ke-73 dari UPGRIS itu. Muhdi mengatakan pihaknya terus mendorong penambahan jumlah dosen bergelar Doktor. Tujuannya tentu untuk memperkuat kompetensi pembelajaran, sehingga diharapkan nantinya lulusan kita pun berkualitas dan mampu bersaing secara global.

“Ada hal menarik, Pak Khoiri mencoba memadukan pembelajaran Fisika berorientasi keterampilan. Ini cocok dengan semangat reformasi pendidikan di era Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem,” tandas Muhdi. (*)

Apa Tanggapan Anda ?
Ads Samanata