Kepala SMK Satria dan siswanya, menunjukkan hasil produk seni relief logam | foto : Fauzi Bayu Sejati | Siedoo

Advertorial Daerah

Siswa SMK Satria Hasilkan Karya Relief Logam, Turut Dipamerkan Dalam Ekspo


MAGELANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Satria Kota Magelang, Jawa Tengah mendidik siswanya untuk menghasilkan produk seni. Sebagai sekolah penyelenggara teknik kendaraan ringan, salah satu produk dalam hal seni ialah relief logam.

"Pengerjaan dari bahan kuningan dan alumunium menjadi sebuah karya seni dan pengolahan limbah sekolah menjadi barang-barang yang berguna seperi tas, dudukan lampu dan dudukan gelas minuman,” kata Kepala SMK Satria, Zainal Abidin, S.T.

Produk tersebut dipamerkannya pada acara "Expo SMK Swasta Kota Magelang", Jumat - Sabtu (17 – 18/01/2020), di Gedung A Yani kota setempat. Bersama – sama dengan sekolah lain saat ekspo, SMK Satria bisa mengambil manfaat dengan menunjukkan produk seni dari sekolah yang terkesan beda dengan sekolah lain.

Karya seni tersebut merupakan tambahan keterampilan bagi siswa, menambah wawasan dan meningkatkan mutu kualitas dari diri siswa. “Siswa kami mempunyai suatu bakat, sekolah kami berusaha untuk memfasilitasi dan bisa untuk dikembangkan. Kebetulan ada siswa - siswa yang menyukai bidang seni tersebut, kami bisa memfasilitasi. Kami berusaha untuk memperoleh masa kejayaan sekolah kami dan bisa lebih dikenal masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasubbag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 8 Jawa Tengah M. Zubaidi, S.H menyampaikan, hasil karya siswa SMK dinilai cukup luar biasa. “SMK harus bisa berkarya, bismillahirohmanirohim niat ingsun ketika mendirikan SMK itu sudah punya niatan dalam hati untuk menciptakan siswa yang kreatif, unggul, bisa bekerja, bisa diterima di perusahaan dan dunia industri,” kata Zubaidi.

Selain itu juga menciptakan siswa yang bisa mandiri dan bisa melanjutkan ke jenjang sekolah yang tinggi. Kalau siswa SMK tidak bisa apa-apa, nanti bisa tidak disukai masyarakat. Tujuan SMK itu bisa menciptakan siswa yang terampil, sesuai dengan bidangnya masing-masing. "Semuanya itu merupakan ajang untuk bisa mendapatkan pekerjaan dan mandiri,” ujarnya.

Ditambahkannya, siswa SMK juga harus mempunyai karakter, berbudaya dan berperilaku yang baik. Harapannya nanti siswa mempunyai tahan uji dalam menjalani kehidupan.

“Kalau siswa mempunyai fisik, iman dan mental yang kuat, insyaAllah semuanya bisa dilalui dengan baik. Ini penting, wong pinter akeh, tapi pintar kalau tidak benar akan menyusahkan orang tua. Oleh karena itu untuk para guru, siswa harus kita dampingi, bimbing dan didik agar menjadi generasi kuat iman, mental dan berkelakuan yang baik,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?