Nasional

Siswa Korban Banjir DKI Jakarta Disiapkan Seragam Baju

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membantu siswa yang terdampak banjir. Pemerintah setempat bakal memberikan seragam sekolah, buku, dan alat tulis. Dengan begitu, mereka bisa melaksanakan aktivitas belajar kembali. Di DKI ada 22.500 siswa terdampak bencana banjir.

"Jadi, kami di Dinas Sosial sudah menyiapkan seragam baju untuk anak-anak, sehingga mereka bisa berkegiatan kembali," ungkap Gubernur DKI Anies Baswedan dilansir dari jpnn.com.

Selain siswa, Pemerintah Provinsi DKI turut mendata sekolah yang terdampak banjir. Catatan Pemprov, sebanyak 211 sekolah terdampak banjir Jakarta pada Rabu kemarin.

Namun, kata Anies, proses rehabilitasi sekolah terdampak banjir berjalan cepat. Dia menargetkan pada hari ini, sekolah terdampak banjir sudah bisa digunakan kembali pada Senin (6/1/2020) hari ini.

"Saya yakin, hari ini saya yakin sudah semuanya tuntas. Jadi insyallah, 211 sekolah itu sudah semuanya bebas," terang dia.

Sementara itu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan semua anak harus berada dalam lingkungan yang aman.

"Semua anak harus berada dalam lingkungan yang aman, nyaman dan sehat agar proses tumbuh kembang anak optimal," kata Ketua KPAI, Susanto dilansir dari detik.com.

Susanto mengatakan area banjir tak sehat untuk anak. Semua pihak harus menaruh perhatian terkait hal tersebut.

"Area banjir itu selain tidak aman untuk anak, juga tidak sehat. Ini yang harus jadi concern bersama baik penyelenggara negara, masyarakat dan orang tua," ujar dia.

Sementara itu, melansir dari kompas.com, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang, Banten, membolehkan anak-anak sekolah yang jadi korban banjir masuk sekolah menggunakan pakaian bebas atau tanpa seragam sekolah pada hari pertama sekolah, Senin hari ini.

Kepala Disdikbud Kota Tangerang, Masyati mengatakan, anak-anak SMP dan SD di lingkungan Kota Tangerang yang terdampak banjir bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

"Namun dibebaskan untuk tidak memakai seragam," katanya.

Masyati mengatakan Dinas Pendidikan sedang melakukan penggalangan dana untuk para pelajar yang terdampak itu. Pemkot Tangerang juga mengadakan trauma healing kepada para anak-anak korban banjir, seperti yang dilakukan Camat Pinang Agun Djumhendi Junus saat memberikan trauma healing di Komplek Perumahan Pinang Griya, Minggu kemarin.

"Hal itu dimaksudkan sebagai bagian dari upaya membangkitkan lagi semangat para siswa," kata dia. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?