Advertorial Daerah

Motivasi dan Teguhkan Komitmen Siswa, SMA IT Ihsanul Fikri Gelar AMT

MAGELANG - Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu (IT) Ihsanul Fikri Pabelan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengadakan AMT (Achievement Motivation Training) selama dua hari, Sabtu - Minggu (28 -29/12/2019). Hal ini dilakukan guna memotivasi dan penguatan kepada siswa untuk tetap komitmen dengan kesepakatan di awal kelas 12.

“Ini adalah salah satu program untuk siswa kelas 12, kita beri nama Achievement Motivation Training. Ini sudah dilakukan yang kedua kalinya untuk angkatan yang sekarang. Pertama kalinya, ketika mereka naik ke kelas 12 di awal semester (Agustus),” kata Waka Kurikulum SMA IT Ihsanul Fikri Pabelan, Mualimin, M.Pd.

Siswa mempunyai beberapa target, seperti ketika lulus harus mendapat peringkat satu se – Kabupaten Magelang, tujuh puluh persen harus masuk perguruan tinggi negeri. Termasuk, komitmen ibadah, sebagai salah satu sarana bagi siswa untuk memperbaiki diri.

AMT yang pertama kalinya, lebih ke pembentukan komitmen awal. Sedangkan pada pada AMT yang kedua ditekankan dan diingatkan kembali terkait komitmen awal. Sebanyak 255 siswa mengikuti kegiatan tersebut di Bapeltan (Balai Pelatihan Pertanian) Soropadan Jawa Tengah.

“Sebenarnya pemilihan tempat di luar sekolah itu lebih kepada refresh, karena kalau di dalam sekolah kadang jenuh. Jadi kita mencoba suasana baru, semoga dengan tempat yang di luar ini, mereka lebih antusias dan secara pikiran lebih fresh,” ungkapnya.

Harapan dari kegiatan tersebut sesuai dengan tujuan awal, semangat siswa meningkat, komitmen awal yang sudah disepakati itu tetap dijalankan. Pemateri didatangkan dari kalangan akademik seperti  dosen mahasiswa.

“Untuk kelas 10 dan 11 juga kita adakan, cuma satu tahun satu kali. Kalau kelas 12 satu tahun dua kali,” tandasnya.

Ditambahkannya, sebelumnya para siswa melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Airlangga Surabaya Jawa Timur, Kamis (26/12/2019). Kunjungan tersebut untuk mengenalkan kepada siswa tentang dunia kampus secara real.

“Setiap tahun kita adakan, pindah dan berganti kampus. Tahun lalu kita ke UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) dan UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta. Kampus negeri di Tengah – DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) sudah kita sambangi, kita mau mencoba suasana yang baru,” imbuhnya.

Hal tersebut menjadi ajang silaturahim ke kampus dan lebih memahamkan siswa tentang dunia kampus sebelum lulus. Selain itu juga sebagai bahan pertimbangan siswa, terkait kampus atau jurusan yang akan diminati oleh siswa ketika lulus.

Salah satu pemateri dalam kegiatan AMT, Wisnu Prawijaya mengatakan, kesolidan dan ukhuwah untuk bisa membangkitkan kesolidan, seperti dalam menghadapi ujian nasional bisa saling support dalam belajar dan ibadah.

“Jadi salah satu ranahnya di teknologi pendidikan itu adalah teknologi kinerja, berfokus kepada peningkatan kinerja. Kalau di dalam beberapa sumber itu, bisa dicapai dengan soliditas tim, kalau dibahasakan di dalam Islam ya kesolidan dan ukhuwah,” kata Mahasiswa UNY jurusan Teknologi Pendidikan, Wisnu Prawijaya.

Dijelaskannya, dalam teknologi pendidikan sebenarnya ada dua fokus antara membuat peningkatan kinerjanya atau di bagian penyiapan media – media pembelajarannya yang mendukung. Kalau untuk di kegiatan AMT lebih ke peningkatan kinerjanya atau improve performance.

Selain itu, SMA IT Ihsanul Fikri juga giat dalam mengembangkan sebagai sekolah riset. Hal tersebut diupayakan salah satunya dengan mengadakan Seminar Kewirausahaan dan Workshop Ecoprint beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut terdiri dari dua program utama, yaitu Seminar Kewirausahaan dan workshop pembuatan Ecoprint. Kegiatan ini merupakan follow up dari program Riset dan Kewirausahaan yang dicanangkan SMA IT Ihsanul Fikri.

Dua agenda untuk kelas X tersebut adalah program tahunan yang dicanangkan sekolah. SMA IT Ihsanul Fikri memang memiliki program riset sebagai salah satu program unggulannya. Diharapkan dengan adanya fasilitas dan berbagai kegiatan mengenai riset ini, siswa mampu mengembangkan segala potensi yang dimilikinya.

“Kami berharap agar siswa menjadi percaya diri dan menghasilkan karya yang berguna untuk agama, bangsa dan negara melalui program risetnya. Ya sesuai dengan visi sekolah ini, semoga lahir siswa siswa tangguh yang siap bersaing di era globalisasi dengan tetap mengedepankan akhlak, sebagai ciri santri,” tutur koordinator riset SMA IT Ihsanul Fikri Pabelan, Surati, S.Pd.

Seminar Kewirausahaan yang bertajuk “Mari Menjadi Santri Enterpreneur yang Qur’ani, Prestatif, dan Kontributif” tersebut, dibawakan oleh Dr. Dwi Ermayanti Susilo, SE, MM, CAPM, CAPF. Sosok seorang pengusaha sekaligus dosen di beberapa kampus ini, mengajak siswa untuk menelisik kembali makna mengenai kewirausahaan dan bagaimana cara memulai usaha.

“Semua bisa, asalkan kita ada tekad dan kemauan. Di mana ada kemauan, di situlah ada jalan,” papar Erma.

Selain itu juga dikenalkan beberapa karya ilmiah, mengenai kewirausahaan dan memotivasi siswa untuk mau menghasilkan karya. Dirinya membawakan beberapa produk yang menjadi usahanya. Siswa dengan antusias bertanya untuk menuntaskan rasa ingin tahunya.

Sedangkan untuk materi workshop pembuatan ecoprint mendatangkan dua pemateri lulusan ITB (Institut Teknologi Bandung) diantaranya, Agus Sulistyo, S.Si (Pembina KIR SMA Al - Muttaqin Tasikmalaya) dan Eneng Mahmudah, S.Pd., M.Pkim (Pembina KIR dan Kimia Klub MAN 2 Tasikmalaya). (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?