Advertorial Daerah

Pembelajaran Demokrasi Siswa Lewat Pemilihan Ketua OSIS

MAGELANG  - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kota Magelang, Jawa Tengah menggelar pemilihan ketua OSIS, Kamis (12/12/2019). Pelaksanaan kegiatan sepenuhnya dikoordinir siswa. Guru sebatas membantu mengamati dan mendampingi. Pemilihan tersebut, dari proses hingga pencoblosan sebagai salah satu pembejalaran demokrasi di lingkungan sekolah.

“Sebelum berlangsungnya acara, kami adakan briefing atau koordinasi bersama terkait pembagian tugas masing – masing,” kata Ketua Panitia Pemilihan Ketua OSIS, Muhammad Dani Izzudin.

Siswa kelas 9 tersebut mengaku, pemilihan ketua OSIS merupakan pengalaman pertama kalinya dalam praktik pemilu, meski hanya di lingkungan sekolah. Dirinya merasa mendapat pengalaman dan pengetahuan baru dengan hal tersebut.

“Saya berharap untuk nanti ketua OSIS yang terpilih bisa lebih baik dari sebelumnya, lebih tegas terhadap anggotanya dan bisa menegakkan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah,” tegasnya.

Waka Kesiswaan SMPN 3, Johan Fitriyanto, S.Pd mengatakan, teknis pelaksanaan memamg diseting mendekati pemilu yang sesungguhnya.

“Tadi ada kampanye, tapi sebelumnya ada sosialisasi dulu. Setelah kampanye calon, kemudian dilaksanakan pencoblosan. Harapannya untuk pembelajaran politik memang harus seperti ini,” kata Johan.

Ditambahkannya, ketika siswa sudah beranjak dewasa dan terjun ke masyarakat nanti, sudah paham. Saat proses penghitungan suara juga terdapat saksi dari masing – masing calon. Siswa juga sudah paham antara suara yang sah dan tidak sah sesuai ketentuan.

“Saya pasrahkan kepada para siswa, konsepnya bagaimana. Ternyata mereka bisa, bilik suara yang membuat juga siswa sendiri,” ujarnya.

Terdapat empat calon yang sebelumnya sudah melalui tahap seleksi diantaranya, tes tertulis tentang pengetahuan keorganisasian, ilmu pengetahuan umum dan wawancara.

“Itu juga murni dari siswa, guru tidak terlibat di dalamnya. Soalnya dari siswa yang menjadi panitia yang membuat, pelaksanaan tes wawancara juga siswa. Ada materi PBB dan tata cara upacara juga,” imbuhnya.

Calon yang mendapat suara terbanyak terpilih menjadi ketua, terbanyak kedua menjadi wakil, terbanyak ketiga menjadi sekretaris dan terbanyak keempat menjadi bendahara.

Tindakan lanjut setelah pemilihan tersebut, pihak sekolah akan mengadakan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) pengurus OSIS yang baru. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?